nusantaraterkini.co, MICHIGAN — Pemilihan kepala daerah di Amerika Serikat kembali mencatat sejarah baru. Abdullah Hammoud, politikus muda keturunan Lebanon, berhasil mempertahankan kursinya sebagai Wali Kota Dearborn dalam pemilu lokal yang digelar Selasa (4/11/2025).
Kemenangan ini menambah deretan tokoh Muslim yang sukses di panggung politik AS. Sebelumnya, Zohran Mamdani menorehkan sejarah dengan terpilih sebagai Wali Kota New York City, sementara Ghazala Hashmi meraih posisi Letnan Gubernur di Negara Bagian Virginia.
Berbeda dengan dua nama terakhir yang merupakan pendatang baru di pemerintahan daerah, Hammoud merupakan petahana yang kembali mendapat mandat besar dari warga Dearborn. Berdasarkan hasil resmi, kandidat Partai Demokrat ini mengantongi 71 persen suara, unggul jauh atas pesaingnya, Nagi Almudhegi, yang memperoleh 28 persen.
Baca Juga : Muslim AS dan Kanada Mulai Puasa 18 Februari 2026, Ini Penjelasan FCNA dan Perbedaan dengan Eropa
Lahir dari keluarga imigran asal Lebanon, Hammoud dikenal sebagai sosok progresif yang vokal memperjuangkan kepentingan masyarakat Dearborn—kota dengan komunitas Arab-Amerika terbesar di Amerika Serikat. Sejak menjabat pada 2021, ia berfokus pada peningkatan kualitas ruang publik, keamanan lingkungan, serta keterlibatan warga dalam pembangunan kota.
“Dearborn bukan hanya kota, tapi rumah bagi beragam budaya dan keyakinan yang bisa hidup berdampingan dengan damai,” ujar Hammoud dalam pidato kemenangannya.
Meski begitu, Hammoud bukanlah wali kota Muslim pertama di Negeri Paman Sam. Gelar tersebut sebelumnya dipegang oleh Mohammed Hameeduddin, yang terpilih sebagai Wali Kota Teaneck, New Jersey, pada tahun 2010.
Kemenangan Hammoud mempertegas bahwa keberagaman kini semakin diterima di kancah politik Amerika, terutama di kota-kota dengan populasi Muslim dan Arab-Amerika yang besar seperti Dearborn.
(Dra/nusantaraterkini.co).
