Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Aplikasi Semakin Lebih Canggih, Google Akan Tertinggal? 

Editor :  Akbar
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi mesin pencari Google (istockphoto.com)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Aplikasi semakin lebih canggih di zaman serba digital seperti saat sekarang ini. Lantas, apakah google akan tertinggal? 

Di mana dominasi Google sebagai layanan mesin pencari semakin terancam dengan kehadiran teknologi baru.

Pada akhir 2023 lalu, penelitian dari Pew Research mengungkap setengah dari penduduk Amerika Serikat (AS) berusia dewasa kini lebih banyak mendapat informasi terkini dari media sosial ketimbang Google.

Baca Juga: nusantaraterkini.co/4-pertanyaan-umum-tentang-cara-mendaftarkan-alamat-rumah-dan-toko-di-google-maps" title="4 Pertanyaan Umum Tentang Cara Mendaftarkan Alamat Rumah dan Toko di Google Maps">4 Pertanyaan Umum Tentang Cara Mendaftarkan Alamat Rumah dan Toko di Google Maps

Survei yang dilakukan atas 8.842 penduduk AS memang menunjukkan bahwa 67 persen dari populasi AS masih menggunakan website atau aplikasi media berita untuk mencari informasi.

Namun, peran media sosial makin sentral sebagai sumber informasi. 

Facebook adalah platform media sosial paling populer sebagai sumber berita, yaitu digunakan oleh 30 persen penduduk AS.

Platform terbesar kedua adalah YouTube (26 persen), Instagram (16 persen), dan TikTok (14 persen).

OpenAI Bikin Pengganti Google

Di tengah gempuran media sosial yang kian menggantikan peran Google, kini OpenAI juga berencana mengambil alih posisi sang raksasa mesin pencari.

OpenAI dikabarkan berencana untuk mengumumkan produk mesin pencarian (search engine) yang didukung kecerdasan buatan pada Senin 13 Mei 2024 dikutip dari laman CNBC Indonesia, Senin (13/4/2024). 

Bloomberg dan The Information sama-sama melaporkan tentang produk mesin pencarian yang sedang dikembangkan oleh OpenAI, tanpa diketahui pasti kapan mesin pesaing Google itu akan benar-benar dirilis.

Baca Juga: Faizal Assegaf Resmi Luncurkan ZPartai Negoro, Diinisiasi Aktivis, Jurnalis, Budayawan dan Akademisi

Mengenai kabar OpenAI akan merilis mesin pencarian, CEO OpenAI Sam Altman pun buka suara.

Altman mem-posting di X bahwa meskipun OpenAI akan mengumumkan sesuatu pada, tapi tidak terkait dengan GPT-5 atau mesin pencari.

"Bukan GPT-5, bukan mesin pencari, tapi kami telah bekerja keras untuk beberapa hal baru yang menurut kami akan disukai orang-orang dan terasa seperti sihir bagiku," kata Sam dalam cuitannya di X.

Google sendiri diketahui akan menggelar event tahunan yang dikenal dengan nama Google I/O pada Selasa 14 Mei 2024. Dalam event tersebut, perusahaan biasanya akan memperkenalkan deretan produk terbaru.

(akb/nusantaraterkini.co)