Nusantaraterkini.co, OKI — Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Muchendi menyebut jika kolaborasi lintas sektor melalui program Internet Gotong Royong berhasil mengentaskan area blankspot di Desa Balian, Kecamatan Mesuji Raya, guna mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan dan pelayanan publik per Kamis (5/3/2026).
Keberhasilan program ini bertumpu pada sinergi antara pemerintah, operator seluler, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menyediakan fasilitas infrastruktur pendukung.
“Program Internet Gotong Royong ini lahir dari semangat kolaborasi. Pemerintah daerah berkoordinasi dengan operator seluler, sementara masyarakat secara swadaya menyediakan bangunan untuk pemasangan perangkat jaringan. Hasilnya, desa-desa yang sebelumnya sulit sinyal kini terhubung sepenuhnya,” ujar Muchendi dalam keterangan tertulis yang diterima, Jum’at (6/3/2026).
Baca Juga : Kapolda Sumsel Pimpin Simulasi Sispamkota dan Penanganan Karhutla di OKI
Menurutnya, ketersediaan jaringan internet yang andal harus menjadi katalisator bagi peningkatan produktivitas warga, terutama dalam mendukung sistem belajar daring bagi siswa serta memperpendek rantai birokrasi di tingkat desa.
“Semoga akses informasi ini mampu meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat,” imbuhnya.
Oleh sebab itu, Muchendi menginstruksikan agar fasilitas digital ini dijaga dengan baik dan digunakan untuk hal-hal yang bersifat edukatif.
Baca Juga : Gagal Nyalip, Pengendara Motor di Kayu Agung OKI Tewas Terlindas Truk
“Kami ingin kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan melalui layanan yang cepat dan merata. Pemanfaatan teknologi harus berjalan selaras dengan upaya kita menjaga kerukunan dan persatuan demi kelancaran pembangunan desa,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Balian, Sardono, melaporkan jika implementasi program yang telah berjalan selama satu tahun ini telah menjangkau mayoritas pemukiman warga.
“Alhamdulillah, berkat inisiasi Bupati dan dukungan Telkomsel, sekitar 80 persen rumah warga di Desa Balian kini sudah bisa menikmati sinyal internet,” ungkapnya.
Baca Juga : Atasi Banjir Air Sugihan, Bupati Muchendi Instruksikan Perbaikan Pintu Air dan Normalisasi Sungai
Infrastruktur digital ini diakuinya mempermudah perangkat desa dalam memberikan layanan kependudukan secara cepat dan akurat.
“Kehadiran internet sangat membantu anak-anak sekolah dalam mencari referensi belajar yang selama ini sulit didapatkan,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
