Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bahlil Tunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Plt Ketua Golkar Sumut Gantikan Ijeck

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Anggota DPR RI, Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck saat bersama Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar resmi melakukan pergantian kepemimpinan di tingkat provinsi Sumatera Utara. Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck, tidak lagi menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut.

Sebagai pengganti, Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sumatera Utara. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP Golkar Nomor Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025.

SK yang ditetapkan di Jakarta pada 14 Desember 2025 itu ditandatangani langsung oleh Bahlil Lahadalia selaku Ketua Umum dan Muhammad Sarmuji sebagai Sekretaris Jenderal DPP Golkar.

Baca Juga : Yasir Ridho Lubis Usul Kaderisasi Parpol Masuk Regulasi Pemilu

Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa penunjukan Ahmad Doli Kurnia Tanjung dilakukan seiring berakhirnya masa kepengurusan Musa Rajekshah sebagai Ketua DPD Golkar Sumut. Saat ini, Ahmad Doli juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera.

Masa tugas Ahmad Doli sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut bersifat sementara dan akan berakhir setelah Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumatera Utara terlaksana.

DPP Golkar menegaskan, selama masa penugasan tersebut, seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di Sumatera Utara wajib mengikuti serta menjalankan arahan dan kebijakan organisasi sesuai keputusan pusat.

Baca Juga : Profil Yasir Ridho Lubis, Terjun ke Politik Jalan Pengabdian

Langkah ini dinilai sebagai upaya DPP Golkar menjaga stabilitas internal, memperkuat soliditas kader, serta memastikan kesiapan struktur partai dalam menghadapi agenda politik dan konsolidasi organisasi ke depan secara berkelanjutan.

(Dra/nusantaraterkini.co)