Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Banjir dan Longsor Tapanuli, Dua Bupati Minta Tindak Lanjut Provinsi dan Pusat

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bupati Tapteng Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dan Bupati Taput Masinton Pasaribu, saat mengunjungi lokasi banjir dan longsor di Kecamatan Adiankoting, Tapteng, Rabu (26/11/2025).(foto:ss video Pemkab Taput)

Nusantaraterkini.co,TAPTENG-Dua Bupati yang daerahnya mengalami bencana banjir dan longsor, yakni Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Utara (Taput) meminta perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Pusat untuk menangani masalah bencana tersebut.

Hal ini disampaikan Bupati Tapteng Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dan Bupati Taput Masinton Pasaribu, saat mengunjungi lokasi banjir dan longsor di Kecamatan Adiankoting, Tapteng, Rabu (26/11/2025).

Baca Juga : Banjir dan Longsor Bikin Jaringan Terputus, Warga Tapteng di Perantauan Cemas Tak Bisa Hubungi Keluarga 

"Kondisi saat ini ada sekitar 20 titik longsor di jalan Tapanuli Utara dan Tapteng, dan sampai saat ini belum bisa dilalui. Karenanya, kami melaporkan ini agar ada tindaklanjut dari Pemerintah Provinsi dan Pusat," ujar Jonius.

Jonius mengatakan, bahwa saat ini listrik masih padam dan komunikasi juga terganggu. Sehingga masih sulit melakukan koordinasi, sehingga belum busa memastikan terkait junlah pasti korban jiwa dan dampak secara pasti.

Hal senada juga dikatakan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu. "Ini akses penting untuk Taput dan Tapteng, ini sudah dua hari lumpuh. Ini akses ekonomi masyarakat juga, karenanya kami berharap ini dilakukan secara bersama-sama, kabupaten, provinsi dan pusat," ujar Masinton.

Baca Juga : Kondisi Terkini Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah 

Masinton berharap dengan adanya bantuan kerjasama semua pihak, akses jalan bisa segera dilalui.

"Untuk sementara kami berharap masyarakat tidak melakukan perjalanan dulu melalui Taput maupun Tapteng, mengingat kondisinya masih rawan," ungkapnya.

(*/Nusantaraterkini.co)