Nusantaraterkini.co, MEDAN - Memenuhi kebutuhan kalori anak merupakan salah satu kunci penting agar tumbuh kembangnya berjalan optimal. Terutama bagi anak yang berat badannya sulit naik atau memiliki aktivitas fisik tinggi, asupan makanan tinggi kalori yang tepat sangat dibutuhkan untuk menunjang energi harian.
Namun, menambah kalori anak tidak bisa dilakukan secara asal. Sahabat nuter (sebutan bagi pembaca setia nusantaraterkini.co) harus tahu, memberikan makanan tinggi kalori tetapi rendah gizi justru dapat memicu masalah kesehatan, mulai dari kekurangan nutrisi penting hingga risiko obesitas dan gangguan metabolik di kemudian hari.
Oleh karena itu, orang tua perlu cermat memilih sumber kalori yang tidak hanya padat energi, tetapi juga kaya zat gizi agar anak tetap sehat, aktif, dan berkembang sesuai usianya.
Baca Juga : KPPG Palembang Beri Tenggat Sebulan 55 SPPG di Sumsel untuk Lengkapi SLHS
Pilihan Makanan Tinggi Kalori Sehat untuk Anak
Kalori berperan penting dalam mendukung pertumbuhan jaringan tubuh, perkembangan otak, serta aktivitas anak sehari-hari. Berikut 10 pilihan makanan tinggi kalori yang sehat, aman, dan mudah ditemukan:
1. Nasi dan umbi-umbian
Baca Juga : Suara Hati Penerima Manfaat Program MBG 3B di Sumut: Kami Merasa Tidak Sendiri Lagi Merawat Anak
Nasi, kentang, ubi, dan singkong merupakan sumber karbohidrat kompleks yang membantu menyediakan energi tahan lama. Jenis makanan ini cocok sebagai menu utama agar anak tetap bertenaga sepanjang hari.
2. Telur
Telur kaya protein, lemak, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Telur bebek memiliki kandungan kalori lebih tinggi dibanding telur ayam, sehingga dapat menjadi alternatif bagi anak yang membutuhkan tambahan energi.
3. Alpukat
Buah alpukat dikenal sebagai sumber lemak sehat dengan kalori cukup tinggi. Teksturnya lembut dan rasanya gurih, sehingga mudah dikreasikan menjadi jus, olesan roti, atau campuran salad favorit anak.
4. Pisang
Pisang mengandung karbohidrat alami yang cepat diubah menjadi energi. Selain praktis dikonsumsi, buah ini juga membantu menjaga stamina dan daya tahan tubuh anak.
5. Mangga
Rasa manis alami mangga membuat buah ini digemari anak-anak. Kandungan kalori, vitamin, dan mineralnya membantu menunjang aktivitas, konsentrasi, serta kesehatan tubuh secara keseluruhan.
6. Daging ayam dan sapi
Daging ayam dan sapi mengandung protein dan lemak yang berperan dalam pembentukan otot serta pemulihan jaringan tubuh. Asupan ini juga membantu memenuhi kebutuhan kalori harian anak.
7. Ikan
Ikan seperti bandeng, kembung, tongkol, lele, dan nila kaya protein serta lemak sehat. Selain menambah energi, ikan juga mendukung perkembangan otak dan pertumbuhan anak.
8. Susu full cream dan olahannya
Susu full cream, keju, dan yoghurt tinggi lemak merupakan sumber kalori, kalsium, dan protein yang baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi anak.
9. Minyak sehat
Menambahkan minyak zaitun atau minyak kelapa pada masakan bisa menjadi cara sederhana untuk meningkatkan kalori tanpa menambah porsi makan. Lemak sehat ini membantu mencukupi kebutuhan energi anak.
10. Granola
Granola adalah camilan tinggi kalori yang kaya serat. Bisa disajikan bersama susu, yoghurt, atau ditaburkan di atas buah dan smoothie sebagai selingan sehat.
Tips Aman Menambah Kalori Anak
Agar peningkatan kalori tetap berdampak positif, orang tua disarankan memperhatikan beberapa hal berikut:
- Utamakan makanan alami dan minim proses, serta batasi gula dan lemak jenuh.
- Sajikan makanan dalam porsi kecil namun lebih sering.
- Kombinasikan makanan tinggi kalori dengan protein dan serat agar kenyang lebih lama.
- Hindari minuman manis berkalori kosong seperti soda.
- Pantau berat badan anak secara berkala dan konsultasikan ke tenaga medis bila diperlukan.
Menambah asupan kalori anak sebaiknya dilakukan secara bertahap dengan tetap menjaga keseimbangan gizi. Libatkan anak dalam memilih dan menyiapkan makanan agar ia lebih antusias mencoba menu sehat dan membentuk kebiasaan makan yang baik sejak dini.
(Dra/nusantaraterkini.co).
