Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Kamis (5/12/2024) pagi Bursa Asia bergerak variasi (mixed) dengan mayoritas indeks naik di pasar spot.
Diperdagangan pada pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 naik 179,97 poin atau 0,46% ke 39.455,41, Hang Seng turun 163,80 poin atau 0,83% ke 19.578,66.
Baca Juga : IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 7.146 pada Perdagangan 8 Mei 2026, Investor Pantau Sentimen Global
Sementara, Taiex naik 88,89 poin atau 0,20% ke 23.340,61, Kospi turun 7,59 poin atau 0,31% ke 2.456,13.
Kemudian, ASX 200 naik 23,70 poin atau 0,28% ke 8,486,30, Straits Times naik 27,49 poin atau 0,72% ke 3.829,30 dan FTSE Malaysia naik 2,84 poin atau 0,18% ke 1.616,93.
BACA: Analis Pasar: IHSG Bakal Naik ke Arah Technical Rebound Saja, Pergerakan di Sekitar 7.230-7.360
Baca Juga : IHSG Berpotensi Bangkit, Sentimen Global Membaik Usai Sinyal AS Mundur dari Konflik Iran
Di sisi lain Bursa Asia bergerak variasi dengan mayoritas indeks naik setelah saham Wall Street mencetak rekor tertingginya. Komentar bullish Jerome Powell mendukung aset berisiko.
Mengutip Bloomberg, dalam sebuah acara New York Times DealBook Summit di New York, Powell mengatakan ekonomi AS berada dalam kondisi yang bagus dan bahwa risiko penurunan dari pasar tenaga kerja telah surut.
Baca Juga : Kurs Dolar Melemah, Rupiah Berpeluang Menguat Dipicu Ekspektasi Pemangkasan Bunga The Fed
Ia juga mengatakan, pejabat The Fed mampu bersikap hati-hati saat mereka menurunan suku bunga ke tingkat netral, yang tidak merangsang atau menahan pertumbuhan ekonomi.
Di Asia, pergerakan mata uang won stabil setelah kericuhan politik di Korea Selatan, Presiden Yoon Suk Yeol dijadwalkan akan menyampaikan pidato nasional pada Kamis (5/12) malam waktu setempat.
Baca Juga : Kurs Dolar AS Masih Perkasa, Rupiah Melemah Tertekan Sentimen The Fed dan Shutdown AS
(nusantaraterkini.co/win)
