Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan awal pekan ini, Senin (6/1/2025). Pukul 08.20 WIB Bursa Asia dibuka beragam (mixed) di mana indeks Nikkei 225 turun 262,32 poin atau 0,70% ke 39.619,10, Hang Seng naik 88,44 poin atau 0,45% ke 19.848,71.
Sementara, Taiex naik 343,42 poin atau 1,67% ke 23.291,65, Kospi naik 26,96 poin atau 1,10% ke 2.470,24 ASX 200 naik 14,51 poin atau 0,18% ke 8.264,30.
Baca Juga : IHSG Berpotensi Bangkit, Sentimen Global Membaik Usai Sinyal AS Mundur dari Konflik Iran
Sedangkan, Straits Times naik 14,91 poin atau 0,39% ke 3.816,31 dan FTSE Malaysia naik 0,23 poin atau 0,01% ke 1.629,69.
Di mana Bursa Asia bergerak mixed mengawali pekan ini lantaran investor waspada dalam mengambil risiko yang lebih besar, mengingat meningkatnya ketegangan perdagangan AS-China.
Baca Juga : IHSG Dibuka Melemah ke 7.136, Bursa Asia Serempak Terkoreksi
Sementara itu pelonggaran kebijakan moneter, stimulus dari China memicu permintaan domestik dan optimisme tentang kecerdasan buatan dapat mendorong kenaikan.
"Kami memperkirakan para pembuat kebijakan akan memangkas suku bunga di sebagian besar negara Asia pada tahun 2025," tulis analis Goldman Sachs Group Inc dalam sebuah catatan seperti dikutip Bloomberg.
Baca Juga : Menguat Sendiri di Kawasan Asia, IHSG Dibuka Naik 0,60 Persen ke Level 8.712
"Pengecualian utama akan tetap terjadi di Jepag, di mana kami memperkirakan reflasi akan berlanjut tahun ini dan kenaikan suku bunga akan terus berlanjut.
Pada hari ini, investor juga akan mencermati sejumlah data ekonomi dari berbagai negara. Antara lain PMI gabungan dan Caixin China, inflasi Thailand dan data produksi industri Vietnam.
