Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bursa Asia: Indeks S&P/ASX 200 Australia Turun 0,42% dan Nikkei 225 Jepang Naik 0,38%

Editor :  Team
Reporter :  wiwin
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bursa saham Asia Pasifik menunjukkan pergerakan beragam seiring investor mencerna berbagai data ekonomi dari kawasan.(Sumber foto: Reuters)

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Kamis (23/1/2025) Bursa saham Asia Pasifik menunjukkan pergerakan beragam seiring investor mencerna berbagai data ekonomi dari kawasan.

Indeks Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,42% pada pembukaan perdagangan.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,38% dan Topix mencatat kenaikan sebesar 0,25%.

Baca Juga : IHSG Berpotensi Bangkit, Sentimen Global Membaik Usai Sinyal AS Mundur dari Konflik Iran

BACA: Bursa Asia Melempem Diseret Laporan Pekerjaan Amerika Serikat: Hang Seng Dibuka Melemah 0,77% ke Level 18.918,15

Indeks Kospi melemah 0,21% dan Kosdaq turun 0,13%.

Pertumbuhan ekonomi Korea Selatan pada kuartal keempat hanya sebesar 1,2% secara tahunan (YoY), menjadi laju ekspansi terendah sejak kuartal kedua 2023.

Baca Juga : IHSG Dibuka Melemah ke 7.136, Bursa Asia Serempak Terkoreksi

Futures indeks Hang Seng Hong Kong berada di angka 19.924, lebih tinggi dibandingkan penutupan terakhir indeks HSI di 19.778,77.

Singapura diperkirakan akan merilis data inflasi untuk bulan Desember.

Sementara itu, Bank of Japan (BOJ) sedang menggelar pertemuan kebijakan moneter yang berlangsung hingga Jumat, di mana Gubernur BOJ Kazuo Ueda telah memberi sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga.

Di Amerika Serikat, ketiga indeks utama ditutup menguat, dengan S&P 500 mencetak rekor intraday terbaru di level 6.100,81 sebelum akhirnya ditutup di 6.086,37, sedikit di bawah rekor penutupan tertingginya.

Indeks ini naik 0,61% seiring optimisme terhadap teknologi, terutama Oracle dan Nvidia, yang dipicu oleh perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Nasdaq Composite melonjak 1,28% ke 20.009,34, mencerminkan kinerja kuat sektor teknologi.

Dow Jones Industrial Average bertambah 130,92 poin (0,3%) ke level 44.156,73, didukung oleh kenaikan hampir 2% saham Procter & Gamble setelah laporan pendapatan yang kuat.