Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

DPR Ingatkan Risiko Stok Beras Rusak Jelang Kemarau Panjang 2026

Editor :  hendra
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Firman Soebagyo diwawancarai wartawan disela-sela acara (foto:dok/Luki Setiawan/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, JAKARTAAnggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak musim kemarau panjang yang diprediksi terjadi pada 2026, terutama terkait ketersediaan dan pengelolaan stok pangan nasional.

Firman menyoroti upaya pemerintah dalam meningkatkan cadangan beras nasional. Namun, ia mengingatkan bahwa komoditas tersebut memiliki keterbatasan dalam hal daya simpan.

“Beras tidak bisa disimpan terlalu lama di gudang. Dalam tiga hingga empat bulan kualitasnya bisa menurun dan berpotensi rusak,” ujar Firman, Senin (13/4/2026).

Baca Juga : DPR Dorong UU Lex Specialis Sawit, Firman: Ini Soal Kedaulatan Ekonomi

Menurutnya, kebijakan menahan stok beras sebagai langkah antisipasi terhadap potensi El Niño perlu dikaji ulang. Ia menilai, jika distribusi tidak berjalan lancar dan stok disimpan terlalu lama, risiko kerusakan akan meningkat.

“Kalau stok tidak dikelola dengan baik dan terjadi kerusakan, Bulog yang akan menanggung kerugian. Ini tentu harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah dan Bulog,” tegas politikus Partai Golkar tersebut.

Sebagai langkah antisipatif, Firman mendorong pengembangan budidaya padi gogo, yakni padi yang ditanam di lahan kering dan dinilai cocok untuk menghadapi musim kemarau.

Baca Juga : DPR Minta Pengawasan Hewan Kurban Diperketat Jelang Idul Adha

Ia mengungkapkan, program percontohan padi gogo telah dikembangkan oleh akademisi dari Institut Pertanian Bogor di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. 

Inisiatif ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk menjaga produksi pangan di tengah ancaman kekeringan.

Firman menambahkan, pemerintah perlu menyeimbangkan antara peningkatan stok pangan dan efektivitas distribusi. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim. 

Baca Juga : Firman Soebagyo Ingatkan Bahaya Buzzer dan Hoaks, Masyarakat Diminta Bijak Bermedia Sosial

(LS/Nusantaraterkini.co)