Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Harga Emas Spot Bertahan Mendekati Level Tertinggi Dalam Lima Minggu

Editor :  Team
Reporter :  wiwin
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
harga emas spot bertahan mendekati level tertinggi dalam lima minggu di mana Harga emas juga bersiap untuk kenaikan minggu ketiga berturut-turut.(sumber foto: reuters)

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Jumat (17/1/2025) harga emas spot bertahan mendekati level tertinggi dalam lima minggu di mana harga emas juga bersiap untuk kenaikan minggu ketiga berturut-turut.

Data inflasi Amerika Serikat (AS) yang dirilis awal minggu ini menghidupkan kembali ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin memangkas suku bunga lebih dari sekali tahun ini.

BACA: https://nusantaraterkini.co/harga-emas-spot-naik-018-dilevel-us-267730-per-ons-troi

Baca Juga : Permintaan Emas Global Tembus 1.231 Ton pada Q1 2026, Investor Asia Mendominasi

Harga emas spot datar pada US$ 2.711,63 per ons. Emas batangan telah naik sekitar 1% sejauh minggu ini, setelah mencapai level tertinggi sejak 12 Desember pada hari Kamis.

Harga emas berjangka AS turun 0,4% menjadi US$ 2.741,20 per ons troi.

"Emas telah didukung oleh pelemahan dolar setelah data inflasi minggu ini berpihak pada ekspektasi pemangkasan suku bunga," kata Ajay Kedia, direktur di Kedia Commodities di Mumbai seperti dikutip Reuters.

Baca Juga : Harga Emas Antam Hari Ini 28 April 2026 Naik ke Rp2.814.000 per Gram

BACA: Harga Emas Spot Turun 0,11% Berada di Level US$ 2.644,40 Per Ons Troi

"Kami melihat support di US$ 2.694 dan penembusan level US$ 2.720 akan membawa harga menuju US$ 2.770 di sisi yang lebih tinggi," kata Kedia.

Ekspektasi untuk pemangkasan suku bunga Fed lebih lanjut meningkat setelah data pada hari Rabu menunjukkan inflasi inti yang lebih rendah dari yang diharapkan.

Baca Juga : Wall Street Merosot Karena Lonjakan Pada Sesi Sebelumnya Mereda: Dow Jones Industrial Average Ditutup Melemah 68,42 Poin

Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan pada hari Kamis bahwa tiga atau empat pemangkasan suku bunga masih mungkin dilakukan tahun ini jika data ekonomi AS semakin melemah.

BACA: Harga Emas Spot Terkoreksi 0,11% Berada di US$ 2.651,80 Per Ons Troi di Perdagangan Awal Pekan Ini

"Meskipun ekspektasi pasar seputar pemangkasan suku bunga Fed tetap penting, kami percaya emas akan menegaskan daya tariknya sebagai diversifikasi risiko di tengah ketidakpastian makro dan geopolitik," kata analis ANZ.

Baca Juga : Rupiah Melonjak 0,74% ke Rp16.850, Dolar AS Melemah di Tengah Sentimen Global

"Kami percaya sensitivitas emas terhadap pendorong tradisionalnya suku bunga dan dolar AS akan terus bergejolak pada tahun 2025," imbuh analis ANZ

Presiden terpilih AS Donald Trump akan memulai masa jabatan keduanya minggu depan. Fokus dia tetap pada kebijakan yang menurut para analis akan memicu inflasi.

BACA: Harga Emas Spot Naik 1% di Level US$2.649,73 Per Ons Troi Didorong Oleh Permintaan Safe Haven dan Penurunan Imbal Hasil Obligasi AS

Baca Juga : Timur Tengah Memanas, Daya Tarik Dolar AS Sebagai Lindung Nilai Melemah

"Peningkatan ketidakpastian akibat pemerintahan yang akan datang dan tindakan potensialnya memengaruhi emas sebagai instrumen untuk memperdagangkan volatilitas jangka pendek," kata Michael Langford, kepala investasi di Scorpion Minerals.

Harga perak spot turun 0,4% menjadi US$ 30,64 per ons, tetapi bersiap untuk kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.

Hrga paladium turun 0,5% menjadi US$ 936,25, turun sekitar 1% sejauh minggu ini. Platinum stabil di US$ 932,01 tetapi menuju minggu terburuknya sejak Agustus.