Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

IHSG Ditutup di Zona Hijau di Perdagangan Terakhir Tahun 2024: 10 Saham Net Sell Terbesar Asing

Editor :  Team
Reporter :  wiwin
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kenaikan IHSG ditopang 10 sektor dari total 11 sektor di BEI. Sektor yang naik paling tinggi antara lain sektor teknologi 3,01%, sektor barang konsumer primer 2,28%.(sumber foto: bisnis)

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan terakhir tahun 2024 ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau di pasar spot . 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) IHSG ditutup menguat 0,62% atau naik 43,33 poin ke level 7.079,90, Senin (30/12).

BACA: IHSG Ditutup Di Zona Hijau ke Level 7.079,90 di Perdagangan Terakhir Tahun 2024 Ini

Baca Juga : IHSG Parkir di Zona Hijau Bertengger di Level 7.926,45 di Perdagangan Sesi I, Jumat (15/8/2025)

Kenaikan IHSG ditopang 10 sektor dari total 11 sektor di BEI. Sektor yang naik paling tinggi antara lain sektor teknologi 3,01%, sektor barang konsumer primer 2,28%.

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 23,46 miliar dengan nilai transaksi Rp 11,47 triliun. 

Ada 338 saham yang naik, 251 saham yang turun dan 210 saham yang tidak berubah.

Baca Juga : IHSG Berhasil Menguat 0,93% Dalam Sepekan Terakhir di Pasar Spot

BACA: IHSG Melemah 0,46% ke Level 7.004 di Perdagangan Senin (30/12/2024) Pagi Ini

Investor asing mencatat net buy atau beli bersih sebesar Rp 560,89 miliar di seluruh pasar. 

Namun dalam sepekan terakhir akumulasi net sell asing capai Rp 1,22 triliun di seluruh pasar.

Baca Juga : IHSG Menguat 55,57 Poin Bertengger di Level 7.909,63

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Senin (30/12):

BACA: Analis Pasar: IHSG Diproyeksi Bergerak Mixed Kecenderungan Menguat Terbatas di Awal Perdagangan Senin (30/12/2024)

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 234,93 miliar
2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 127,42 miliar
3. PT MNC Land Tbk (KPIG) Rp 66,28 miliar
4. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 49,79 miliar
5. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 43,22 miliar
6. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 38,8 miliar
7. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 27,33 miliar
8. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 15,04 miliar
9. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 14,21 miliar
10. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 10,48 miliar

Baca Juga : Analis Pasar: IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Menguji Level 7.680 di Perdagangan Selasa (12/8/2025)