Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

IHSG Hari Ini Terancam Lanjut Melemah, Picu Tekanan Pasar

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
BEI sempat menghentikan sementara perdagangan (trading halt). (BAY ISMOYO/AFP)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan Jumat (24/4/2026), seiring pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh level kritis terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Pada pembukaan perdagangan hari ini, IHSG diproyeksi menguji level 7.308. Sebelumnya, indeks ditutup melemah signifikan sebesar 163,006 poin atau turun 2,16 persen ke posisi 7.378,606 pada Kamis (23/4/2026).

Analis dari Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa indikator teknikal menunjukkan sinyal pelemahan lanjutan. Stochastic RSI tercatat bergerak turun di area pivot, mengindikasikan potensi koreksi yang masih berlanjut serta peluang penutupan gap di kisaran 7.308.

Baca Juga : IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan, Simak Rekomendasi Saham BBRI hingga INCO

Tekanan terhadap IHSG tidak terlepas dari pelemahan tajam rupiah. Mata uang Garuda sempat menyentuh Rp17.300 per dolar AS sebelum akhirnya ditutup di level Rp17.286 di pasar spot. Angka ini menjadi salah satu level terendah sepanjang sejarah dan mencerminkan tekanan besar di pasar keuangan domestik.

Pelemahan rupiah yang terjadi secara cepat ini dinilai melampaui ekspektasi pasar. Kondisi geopolitik global turut memperburuk situasi, terutama akibat berlarutnya ketegangan di Selat Hormuz yang menjaga harga minyak tetap tinggi. Hal ini memicu kekhawatiran akan lonjakan inflasi serta potensi pelebaran defisit anggaran negara.

Dalam kondisi tersebut, Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai masih menarik untuk dicermati, di antaranya BBTN, ELSA, INDY, TSPC, dan MYOR.

Baca Juga : IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 7.146 pada Perdagangan 8 Mei 2026, Investor Pantau Sentimen Global

Sementara itu, MNC Sekuritas juga memperkirakan IHSG masih berpotensi terkoreksi dengan kisaran pergerakan di level 7.245 hingga 7.354. Area tersebut dinilai sebagai zona uji sekaligus kemungkinan penutupan gap dalam jangka pendek.

Adapun saham pilihan dari MNC Sekuritas meliputi ADRO, INKP, OASA, dan WIFI yang dinilai memiliki peluang di tengah volatilitas pasar saat ini.

Pelaku pasar diimbau untuk tetap mencermati perkembangan nilai tukar, harga komoditas global, serta dinamika geopolitik yang berpotensi mempengaruhi arah pergerakan pasar saham dalam waktu dekat.

Baca Juga : Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.382 per Dolar AS, Tekanan Global Bikin Pasar Waspada

(Dra/nusantaraterkini.co)