Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

IHSG Melemah 21,07 Poin ke level 7.237,558 di Awal Perdagangan Selasa (17/12/2024) Pagi Ini

Editor :  Team
Reporter :  wiwin
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pada awal perdagangan hari ini. Selasa (17/12) pukul 9.08 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 21,07 poin atau 0,29% ke leve; 7.237,558 di pasar spot.(sumber foto: reuters)

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada awal perdagangan hari ini. Selasa (17/12) pukul 9.08 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 21,07 poin atau 0,29% ke level 7.237,558 di pasar spot.

Diperdagangan pagi ini, pelemahan IHSG disokong Sebagian indeks sektoral. Indeks dengan pelemahan terdalam dicetak IDX Sektor Perindustrian yang melemah 0,78% di pagi ini. 

BACA: IHSG Bertengger di Zona Merah Melemah 56,247 Poin ke Level 7.268,542 di Perdagangan Senin (16/12/2024) Pagi Ini

Baca Juga : IHSG Menguat 55,57 Poin Bertengger di Level 7.909,63

Kemudian, IDX Sektor Barang Konsumen Primer, IDX Sektor Properti dan Real Esate dan IDX Sektor Keuangan. 

Di sisi lain, IDX Sektor Infrastruktur, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer dan IDX Sektor Barang Baku.

BACA: Analis Pasar: Pergerakan IHSG Cenderung Wait And See di Tengah Dinamika Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Baca Juga : Analis Pasar: IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Menguji Level 7.680 di Perdagangan Selasa (12/8/2025)

Selain itu, IDX Sektor Kesehatan menjadi sectoral dengan penguatan terbesar setelah naik 0,67% di awal perdagangan hari ini.

Berikutnya, IDX Sektor Teknologi, IDX Properti dan Real Estate dan IDX Sektor Energi. 

BACA: IHSG Berakhir di Zona Merah Turun 0,82% ke Level 7.403,56 di Perdagangan Sesi I Siang Ini

Baca Juga : IHSG Hari Ini Berpeluang Lanjut Naik ke 7.185, Ini Strategi dan Rekomendasi Saham Pilihan

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 2,94%
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun 2,04%
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun 1,69%

Top gainers LQ45 pagi ini terdiri dari:

Baca Juga : IHSG Tertekan Sepekan, Turun 2,42% — Kapitalisasi Pasar Susut ke Rp12.382 Triliun

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) naik 1,85%
PT Bank Jago Tbk (ARTO) naik 1,54%
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) naik 0,87%

Rekomendasi Saham di Perdagangan Selasa (17/12/2024). 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada Selasa (17/12). Adapun IHSG menutup perdagangan Senin (16/12) dengan melemah 0,90% ke posisi 7.258,63. 

Baca Juga : IHSG Hari Ini Berpotensi Tembus 7.500, Sinyal Penguatan Muncul di Awal Pekan

Tim Riset CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.205 atau 7.150 dan resistance 7.315 atau 7.365.

"Menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street seiring optimisme terhadap pemangkasan suku bunga acuan diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar," tulisnya dalam riset, Selasa (17/12). 

Sementara itu, kembali berlanjutnya aksi jual investor asing alias net sell dan turunnya harga matoritas komoditas akan menjadi sentimen negatif untuk indeks komposit dalam negeri. 

Baca Juga : IHSG Hari Ini Terkoreksi ke 7.594, Waspada Tekanan Lanjutan, Ini Strategi yang Disarankan Analis

rekomendasi saham untuk Selasa (17/12). 

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

BBCA Spec Buy dengan support Rp 9.925 cut loss jika break di bawah Rp 9.750. Jika tidak break di bawah Rp 9.925, potensi naik Rp 10.275-Rp 10.450 short term.
2. PT Astra International Tbk (ASII)

ASII Spec Buy dengan support Rp 5.025 cut loss jika break di bawah Rp 4.920. Jika tidak break di bawah Rp 5.025, potensi naik Rp 5.225-Rp 5.325 short term.
3. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) 

AMRT Spec Buy dengan support Rp 2.910 cut loss jika break di bawah Rp 2.850. Jika tidak break di bawah Rp 2.910, potensi naik Rp 3.030-Rp 3.090 short term.


ASII Chart by TradingView

4. PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO)

CLEO Spec Buy dengan support Rp 1.340 cut loss jika break di bawah Rp 1.310. Jika tidak break di bawah Rp 1.340 potensi naik Rp 1.400-Rp 1.430 short term.

5. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)

ADRO Spec Buy dengan support Rp 2.550 cut loss jika break di bawah Rp 2.500. Jika tidak break di bawah Rp 2.550, potensi naik ke Rp 2.650-Rp 2.700 short term.
6. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

AADI Spec Buy support Rp 9.075, cut loss jika break di bawah Rp 8.900. Jika tidak break di bawah Rp 9.075, potensi naik ke Rp 9.425-Rp 9.600 short term.