Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

IHSG Semakin Terpuruk 116,032 Poin ke Level 6.991,843 di Akhir Perdagangan Sesi I

Editor :  Team
Reporter :  wiwin
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pada akhir perdagangan sesi pertama. Kamis (19/12) pukul 12.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin melemah  116,032 poin atau 1,63% ke 6.991,843.(sumber foto: bisnis.com)

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada akhir perdagangan sesi pertama. Kamis (19/12) pukul 12.00 WIB, IIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin melemah  116,032 poin atau 1,63% ke 6.991,843.

Diperdagangan hari ini, pelemahan IHSG disokong seluruh indeks sektoral. Indeks dengan pelemahan terdalam dicetak IDX Sektor Kesehatan yang anjlok 2,91% di akhir sesi pertama. 

BACA: IHSG Ditutup Melemah 49,86 Poin ke Level 7.107,87 di Perdagangan Rabu (18/12/2024) Sore Ini

Baca Juga : IHSG Menguat 55,57 Poin Bertengger di Level 7.909,63

Disusul, IDX Barang Baku yang turun 2,82%, IDX Sektor Teknologi yang melemah 2,77%, IDX Sektor Transportasi dan Logistik turun 1,89% dan IDX Sektor Energi melemah 1,81%.

Berikutnya, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer yang melemah 1,73%, IDX Sektor Perindustrian turun 1,68%, dan IDX Sektor Keuangan melemah 1,67%.

BACA: IHSG Menghijau Naik 411,175 Poin ke Level 7.198,907 di Awal Perdagangan Rabu (18/12/2024)

Baca Juga : Analis Pasar: IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Menguji Level 7.680 di Perdagangan Selasa (12/8/2025)

Selanjutnya, IDX Sektor Barang Konsumen Primer yang turun 1,53%, IDX Sektor Properti dan Real Estate yang melemah 1,32% dan IDX Sektor Infrastruktur melemah 0,92%.

Total volume transaksi bursa mencapai 12,24 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 7,62 triliun. Sebanyak 525 turun. Ada 102 saham naik harga dan 152 flat.

BACA: IHSG Tumbang 100,9 Poin ke Level 7.157,73 di Akhir Perdagangan Selasa (17/12/2024) Sore Ini

Baca Juga : IHSG Hari Ini Berpeluang Lanjut Naik ke 7.185, Ini Strategi dan Rekomendasi Saham Pilihan

Top losers LQ45 siang ini adalah:

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun 8,81%
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) turun 6,58%
PT Bank Jago Tbk (ARTO) turun 5,79%

BACA: IHSG Melemah 21,07 Poin ke level 7.237,558 di Awal Perdagangan Selasa (17/12/2024) Pagi Ini

Baca Juga : IHSG Tertekan Sepekan, Turun 2,42% — Kapitalisasi Pasar Susut ke Rp12.382 Triliun

Top gainers LQ45 siang ini terdiri dari:

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) naik 3,33%
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) naik 1,42%
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 0,32%

BACA: IHSG Bertengger di Zona Merah Melemah 56,247 Poin ke Level 7.268,542 di Perdagangan Senin (16/12/2024) Pagi Ini

Baca Juga : IHSG Hari Ini Berpotensi Tembus 7.500, Sinyal Penguatan Muncul di Awal Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan kembali melemah pada perdagangan Kamis (19/12).

Pada perdagangan Rabu (18/12), IHSG ditutup melemah 0,70% atau 49,86 poin ke 7.107,87 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

IHSG tercatat turun 4,78% dalam sepekan terakhir atau lima hari perdagangan. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 2,27%.

Baca Juga : IHSG Hari Ini Terkoreksi ke 7.594, Waspada Tekanan Lanjutan, Ini Strategi yang Disarankan Analis

Total volume transaksi bursa mencapai 16,5 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 10,5 triliun. Sebanyak 381 saham melemah. Ada 211 saham yang menguat dan 199 saham flat. 

Vice President Marketing, Strategy and Planning Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi melihat, IHSG pada Kamis (19/12) bakal bergerak mixed cenderung melemah terbatas dalam rentang level support 7.053 dan resistance 7.262, dengan indikator MACD terjadi deathcross.

“Ini sejalan juga dengan RSI yang masih menurun,” ujarnya.

Sentimen pergerakan IHSG pada Kamis berasal dari masih berlanjutnya pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). 

Hal itu juga yang menyebabkan keluarnya aliran dana asing dari pasar saham domestik sebesar Rp 473,97 miliar di seluruh perdagangan kemarin.

“Namun, tekanan jual cenderung melambat dengan volume transaksi yang menurun dibandingkan beberapa hari terakhir,” paparnya.

Audi pun merekomendasikan buy on break di Rp 835 per saham untuk ACES, dengan level support Rp 790  per saham dan resistance Rp 885 per saham.

Rekomendasi speculative buy diberikan ke TINS dengan pergerakan level support Rp 1.030 per saham dan resistance Rp 1.200 per saham.