Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Rabu (25/3/2026) dengan tekanan di zona merah setelah libur panjang Lebaran. Pada pembukaan, IHSG tercatat turun 31,199 poin atau 0,44 persen ke level 7.075.
Pelemahan ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar yang kembali beraktivitas setelah jeda panjang, di tengah dinamika global yang masih memengaruhi sentimen investasi.
Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah juga menunjukkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat. Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah berada di level Rp16.919 per dolar AS, turun 22 poin atau sekitar 0,13 persen.
Baca Juga : IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan, Simak Rekomendasi Saham BBRI hingga INCO
Sementara itu, pergerakan bursa saham di kawasan Asia justru menunjukkan tren positif pada perdagangan pagi ini. Sejumlah indeks utama mencatatkan penguatan signifikan, di antaranya:
Nikkei 225 melonjak 1.398 poin (2,68%) ke level 53.650
Hang Seng naik 253,388 poin (1,01%) ke posisi 25.317
Baca Juga : IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 7.146 pada Perdagangan 8 Mei 2026, Investor Pantau Sentimen Global
SSE Composite menguat 34,849 poin (0,90%) ke level 3.916
Straits Times bertambah 27,939 poin (0,57%) ke posisi 4.890
Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan arah pergerakan antara pasar domestik dan regional. Investor kini menanti sentimen lanjutan, baik dari faktor global maupun domestik, yang berpotensi memengaruhi arah IHSG sepanjang perdagangan hari ini.
Baca Juga : IHSG Hari Ini Dibuka Melemah ke 6.951, Bursa Asia Bergerak Variatif di Awal Perdagangan
(Dra/nusantaraterkini.co).
