Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Investasi IKN Masih Wait and See Ini Kata Pengamat

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Nanda Prayoga
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio. (Foto: Instagram )

Investasi IKN Masih Wait and See Ini Kata Pengamat 

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio, menilai hal yang wajar jika investor masih bersikap wait and see untuk berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN).

Baca Juga : OJK Jaga Stabilitas Sektor Jasa Keuangan di Tengah Volatilitas Global dan Risiko Stagflasi ​

Sebab menurutnya, sejauh ini pembangunan di IKN masih belum signifikan untuk berinvestasi, sehingga investor tentunya tidak akan mau ambil resiko.

Baca Juga : Tak Perlu Modal Besar, Reksa Dana Pasar Uang jadi Solusi Investasi Stabil di 2026

"Mau bangun apa dia? bangun hotel? berapa populasinya di situ, kalau tidak ada populasinya buat apa?. Industri? ga mungkin. Kan proyeknya juga sekarang pakai APBN, terus apa mau pakai swasta? (Apa) mau buang-buang duit?," terang Agus saat dihubungi wartawan nusantaraterkini.co, Senin (13/11/2023).

Agus mengakui hanya investor 'gila' yang berani berinvestasi jika saat ini masih belum ada kejelasan perihal perkembangan pembangunan yang ada di IKN.

Baca Juga : Kenaikan Indeks Kerukunan dan Demokrasi Dorong Peluang Pembangunan dan Investasi

"Kalau ada yang langsung nanam sih itu investor 'gila', jadi harus menunggu situasi perkembangan yang ada di IKN dulu. Siapa yang mau buang duit di situ? karena infrastrukturnya belum ada, apa yang sudah ada? air saja (masih) susah," tegasnya.

Baca Juga : Pemerintah Diminta Waspadai Pertumbuhan Ekonomi yang Bergantung pada Belanja Negara

Senada dengan Agus Subagio, Sekjen Masyarakat Kebijakan Publik Indonesia (MAKPI), Firrean Suprapto, pun menyebutkan investor pasti akan menunggu perkembangan situasi politik di Tanah Air terlebih dahulu.

"Pasti menunggu, karena ada momentum tahun politik juga," jelas Firrean singkat.

Baca Juga : Wali Kota Parepare Studi Tiru ke Balikpapan, Fokus UMKM, PAD dan Strategi Penyangga IKN

Sebelumnya, para investor memang banyak yang masih mengambil posisi menunggu sembari mengamati hasil Pemilu 2024 yang akan diadakan di Indonesia.

Baca Juga : Presiden Prabowo Tinjau IKN, Pusat Pemerintahan Ditargetkan Rampung 2028

Salah satunya adalah investor dari Korea Selatan (Korsel) sekaligus Chairman Korea Charmer of Commerce and Industry, Lee Kang Hyun, yang masih menunggu dan mengamati untuk berinvestasi di IKN.

(mr6/nusantaraterkini.co)