Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kapitalisasi Pasar BEI Susut Jadi Rp 15.603 Triliun di Pekan Natal 2025

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
BEI sempat menghentikan sementara perdagangan (trading halt). (BAY ISMOYO/AFP)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Kinerja pasar saham Indonesia pada pekan perdagangan jelang libur Natal 2025 terpantau bergerak terbatas. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kapitalisasi pasar mengalami penurunan selama periode 22–24 Desember 2025.

Berdasarkan data resmi BEI, nilai kapitalisasi pasar tercatat menyusut 1,17 persen menjadi Rp 15.603 triliun, dibandingkan posisi pekan sebelumnya yang berada di level Rp 15.788 triliun.

Pelemahan tersebut sejalan dengan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turut terkoreksi. Dalam pekan perdagangan yang lebih singkat akibat libur Natal, IHSG melemah 0,83 persen dan ditutup di level 8.537,911, turun dari posisi 8.609,551 pada pekan sebelumnya.

Baca Juga : IHSG Dibuka Melemah Pagi Ini, Turun 0,41 Persen ke Level 7.678 di Awal Perdagangan

Tak hanya itu, aktivitas transaksi di bursa juga menunjukkan perlambatan. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menyampaikan bahwa rata-rata nilai transaksi harian mengalami penurunan cukup dalam.

“Rata-rata nilai transaksi harian BEI turun 30,91 persen menjadi Rp 23,70 triliun, dari sebelumnya Rp 34,30 triliun pada pekan lalu,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (25/12/2025).

Dari sisi volume, rata-rata transaksi harian tercatat menurun 18,44 persen menjadi 38,34 miliar saham, dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 47 miliar saham. Sementara itu, frekuensi transaksi harian juga turun 2,23 persen menjadi 2,74 juta kali transaksi.

Baca Juga : IHSG Terseret ke Zona Merah di Awal Perdagangan, Transaksi Tembus Rp837 Miliar

Menariknya, di tengah tekanan pasar, investor asing justru membukukan beli bersih (net buy) sebesar Rp 2,45 triliun pada hari perdagangan terakhir pekan ini. Meski demikian, secara akumulatif sepanjang tahun 2025, investor asing masih mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp 18,36 triliun.

Penyesuaian kinerja pasar ini dinilai wajar mengingat periode perdagangan yang lebih singkat akibat libur nasional dan cuti bersama Natal 2025, di mana pelaku pasar cenderung bersikap wait and see.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Baca Juga : IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan, Simak Rekomendasi Saham BBRI hingga INCO