Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kapolres Taput dan Dandim 0210/TU Naik Buldoser Buka Jalan Penghubung

Editor :  hendra
Reporter :  M Fadli Taradifa
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, bersama Dandim 0210/TU, Letkol Kav Ronald Tampubolon menumpangi buldoser untuk membuka akses hingga terhubung ke Tapanuli Tengah, Jumat (28/11/2025). (Foto: Fadli Tara)

nusantaraterkini.co, TAPUT - Longsor dan banjir di Tapanuli Utara (Taput) kini memasuki hari ke-4, Jumat (28/11/2025). Dalam proses penanganan cepat, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, bersama Dandim 0210/TU, Letkol Kav Ronald Tampubolon menumpangi buldoser.

Keduanya turun langsung melihat proses pembersihan material longsor yang kurang lebih 6 KM sampai ke perbatasan antar kabupaten.

Sejauh ini, pembukaan longsor sudah sampai Desa Sibalanga KM 32. Di mana Desa Sibalanga ini merupakan desa terakhir di Kabupaten Tapanuli Utara.

Baca Juga : Galian Tanah Urug CV Napogos Berkarya Jaya, Merupakan Zona Aman Bencana di Tapteng 

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, yang ditemui di lokasi banjir menuturkan bahwa pihaknya masih terus fokus membuka akses hingga pencarian korban hilang.

"Sampai saat ini sudah terbuka akses jalan di KM 32. Sedikit lagi kita akan mencapai batas kabupaten. Saya harap semua dapat berjalan dengan lancar, sehingga proses penanganan cepat," katanya.

Dari amatan Nusantaraterkini.co, Kapolres terus mengintruksikan kepada anggotanya agar dapat melayani warga yang terdampak.

Baca Juga : Pemulihan Pascabencana Sumut Berlangsung Hingga Tiga Tahun ke Depan, Alokasi Anggaran Rp 23,32 Triliun

"Kepolisian terus memberi pelayanan terbaik. Seperti saat ini bisa kita lihat di lokasi, Polda Sumut telah menurunkan mobil Starlink, sehingga warga yang terdampak bisa memberikan kabar kepada keluarga," katanya.

Menurutnya, selain akses jalan, komunikasi juga sangat penting mengingat di lokasi tidak memiliki jaringan selular.

"Komunikasi ini sangat penting. Kita juga bisa terus memberi update kondisi terkini di lapangan. Kita juga menghimbau masyarakat agar bersabar, jangan langsung masuk ke jalur ketika satu titik terbuka. Karena jika ada longsor di depannya itu menjadi kendala," pungkasnya.

Baca Juga : Target Mei 2026, 103 Unit Huntap Tapanuli Utara Siap Relokasi Warga Terdampak Bencana

(mft/Nusantaraterkini.co)