Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kasmudjo Buka Suara Bantah Pernah Jadi Dosen Pembimbing Skripsi Jokowi: Saya tidak membimbing

Editor :  Team
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) Kasmudjo bukan suara soal polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Kabar soal ijazah palsu Jokowi ditanggapi oleh Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) Kasmudjo buka suara soal polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

BACA: Kebebasan Berekspresi, AI dan Penangkapan Mahasiswi ITB: Catatan Kritis atas Kasus Meme Prabowo-Jokowi

Ia menegaskan dirinya bukanlah dosen pembimbing skripsi Jokowi, melainkan hanya dosen pembimbing akademik.

Baca Juga : Pengamat: Jokowi Tak Sekadar Bangun Optimisme, PSI Disiapkan Jadi Kendaraan Politik 2029

"Mengenai ijazah, saya paling tidak bisa cerita karena saya tidak membimbing (skripsi), tidak mengetahui, tidak ada prosesnya, karena pembimbingnya itu Prof. Sumitro," kata Kasmudjo saat ditemui di kediamannya, Pogung, Mlati, Sleman, DIY, Rabu (14/5/2025) sore.

BACA: Polri Tangguhkan Penahanan Mahasiswi ITB Pembuat Meme Prabowo-Jokowi

"Pembantunya dan yang nguji ada sendiri, jadi kalau mengenai (tuduhan) ijazah sampai palsu itu saya tidak bisa sama sekali cerita," kata Kasmudjo "Dan saya sama sekali belum pernah melihat ijazahnya itu seperti apa, ya saya mau omong apa?"

Baca Juga : Jelang Gelar Perkara Ijazah Jokowi, Kubu Roy Suryo Desak Polda Metro Buka-bukaan Barang Bukti

Hal tersebut ia sampaikan usai Jokowi mengunjungi Kasmudjo di kediamannya pada Selasa (13/5/2025).

Kasmudjo menyebut ini adalah pertemuan mereka pertama setelah sekian tahun. Jokowi datang ke rumahnya kemarin pagi dan keduanya berbincang selama kurang lebih 45 menit.

Dalam pertemuan itu, sambungnya, Jokowi tak membawa topik menyangkut polemik ijazah sarjana Fakultas Kehutanan yang dikeluarkan oleh UGM.

Baca Juga : Roy Suryo Cs Bakal Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Catat Tanggalnya

Pernyataan Kasmudjo bukanlah dosen pembimbing skripsi Jokowi juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta. Sigit memastikan Kasmudjo merupakan dosen pembimbing mantan wali kota Solo tersebut.

Sigit menjelaskan, Kasmudjo selaku asisten ahli mulai mengajar di Fakultas Kehutanan UGM secara terbatas atau di bawah supervisi sejak 1977.

"Nama jabatan pertama masuk dosen setelah CPNS dan memenuhi syarat, itu asisten ahli," kata Sigit saat dihubungi, Jumat (16/5/2025).

Baca Juga : Jokowi Duga Ada Orang Kuat di Belakang Polemik Ijazah Gibran: Napasnya Panjang, Enggak Mungkin Enggak Ada yang Backup

Saat Jokowi menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM pada 1980-1985, sambungya, Kasmudjo sudah ditunjuk sebagai dosen pembimbing akademik bagi para mahasiswa, salah satunya Jokowi.

"Pak Kas (Kasmudjo) mulai membimbing akademik Pak Jokowi apakah dari awal (Jokowi) masuk atau di tengah masa studi, masih perlu saya cek kembali," ungkap Sigit.

Polemik terkait keaslian ijazah S1 milik Jokowi masih terus bergulir dan belum menemukan titik terang. Langkah hukum, mulai dari gugatan hingga laporan polisi dari berbagai pihak juga telah dilakukan dan masih terus berproses.

Baca Juga : Yuddy Chrisnandi Tekankan Pentingnya Kesamaan Visi Menteri dengan Presiden untuk Perkuat Kinerja Pemerintahan

(wiwin/nusantaraterkini.co)