Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat melalui Kedutaan Besar Amerika Serikat di Bahrain mengeluarkan peringatan keamanan pada Minggu (1/3/2026). Warga negara AS diminta untuk menghindari hotel-hotel di Manama menyusul laporan serangan yang terjadi di ibu kota Bahrain tersebut.
Dalam keterangan resminya, pihak kedutaan mengungkapkan bahwa Crowne Plaza Manama dilaporkan menjadi sasaran serangan dan menyebabkan sejumlah korban luka. Otoritas AS menyebut situasi keamanan masih dinamis dan berpotensi berkembang.
“Kami mengimbau warga negara AS di Bahrain agar menghindari hotel di Manama karena lokasi tersebut berpotensi menjadi target lanjutan,” demikian pernyataan kedutaan.
Baca Juga : 35 Orang Tewas Dihantam Mobil: 43 Luka-luka
Instruksi Keselamatan Darurat
Dalam imbauan tersebut, warga diminta segera mencari perlindungan apabila terdengar ledakan atau sirene peringatan. Jika berada di dalam bangunan, dianjurkan menuju lantai paling bawah, menjauh dari jendela dan dinding luar, serta menutup pintu rapat-rapat.
Sementara bagi yang berada di luar ruangan tanpa akses ke bangunan kokoh, warga diminta tiarap dan melindungi kepala dengan tangan hingga situasi dinyatakan aman.
Baca Juga : Pentagon akan Pecat 5.400 Pekerja Imbas Anggaran Dipangkas
Kedutaan juga mengingatkan bahwa puing-puing dari rudal atau drone yang berhasil dicegat tetap berisiko membahayakan masyarakat. Warga diminta menjauhi lokasi terdampak dan terus mengikuti informasi resmi.
Untuk kondisi darurat di Bahrain, masyarakat dapat menghubungi nomor 999. Layanan konsuler AS juga tetap tersedia melalui kanal resmi kedutaan.
Tiga Apartemen Rusak Akibat Serangan Drone
Baca Juga : Israel Klaim Cegat 3 Roket yang Ditembakkan Hamas dari Gaza
Sebelumnya, tiga gedung apartemen di Manama dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan drone serta serpihan rudal yang berhasil dicegat sistem pertahanan udara.
Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyatakan tim pertahanan sipil masih melakukan pemadaman kebakaran dan evakuasi korban di sejumlah titik terdampak.
Ketegangan meningkat setelah Iran melancarkan serangan balasan di kawasan Teluk menyusul serangan yang melibatkan AS dan Israel. Pasukan Korps Garda Revolusi Islam dilaporkan menargetkan Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat yang bermarkas di Bahrain.
Baca Juga : Viral Atap Stadion Bocor, di Mana Rasa Malu MU?
Rekaman video yang disiarkan oleh Al Jazeera memperlihatkan kepulan asap membubung di sekitar kawasan pelabuhan Manama, disertai suara sirene dan peringatan dalam bahasa Inggris yang meminta warga segera berlindung.
Situasi keamanan di Bahrain kini menjadi perhatian dunia internasional seiring meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Baca Juga : 708 Atlet Palestina Tewas Dibunuh Israel
