nusantaraterkini.co, MEDAN - Kios pedagang susu sapi murni dibobol kawanan maling di Jalan Avros, tepatnya didepan Avros Park, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, kawasan hukum Polsek Medan Kota, Kota Medan, Senin (20/10/2025).
Dari pantauan terlihat kunci gembok kios pedagang UMKM ini sudah rusak akibat dibobol kawanan maling bahkan suasana dalam kios tambak berantakan dibuat kawanan maling ini.
Sylvia pemilik warung susu sapi murni saat diwawancarai menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi diperkirakan sekitar Minggu dini hari.
Baca Juga : Tantang Kades Pematang Johar Soal Dana Desa, Ketua KPK Tipikor Sumut: Apa Kades Berani Sumpah Pocong?
“Senin sore mau buka kede (kios), ternyata kunci gemboknya sudah dirusak, di situ langsung curiga bahwa kios kami dibobol, soalnya sekitar dua minggu lalu rumah orang tua saya juga dibobol (rumahnya belakang kios) kawanan maling juga, saat dibuka ternyata benar dibobol kawanan maling,” jelasnya.
Saat membuka kios tersebut sejumlah barang sudah berserakan dan hilang dibawa kabur kawanan maling.
“Pas kami buka udah berserak semua bang, barang barangnya ilang semua barang berharga,” katanya.
Baca Juga : Damkar Sleman Dirampok: Komplotan Pura-pura Lapor soal Ular
“Yang hilang itu, speaker bluetoot, wifi, mesin kasir dan uang belanja senilai Rp 2 Juta, 20 lampu kuning 15 watt, dan 6 lampu putih 30 watt, alat masak, gelas 4 lusin baru dan satu lusin mangkok plastik baru, itu masih yang nampak bang belum kami cek satu satu,” sambungnya.
Sylvi mengatakan, kejadian pencurian ini bukan kali pertama, melainkan sudah puluhan kali.
“Ini kurasa sudah ke 25 kali kurasa kami kehilangan barang bang, gas, kompor lampu dan kabel lampu dan lainnya, sudah puluhan kali kami kehilangan, selama berjualan sebulan sekali selalu ada yang hilang barang kami disini, Kalau dibobol warung kami baru ini berhasil kalau kemarin pernah, tapi tidak jadi karena ada pekerja yang tidur di dalam,” ungkapnya.
Baca Juga : Bawa 100 Gram Sabu, Pria Paruh Baya Warga Medan Ditangkap Polisi di Labura
Atas peristiwa ini, pihaknya akan melapor kepolisian terdekat untuk proses lebih lanjut dan rasa aman bagi para pedagang susu disekitar.
“Nanti mau kita lapor bang, kalau gini tak nyaman kami sebagai pedagang ,” pungkasnya.
(Cw3/nusantaraterkini.co)
