Nusantaraterkini.co, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (17/3/2026) mengatakan, Washington belum siap untuk mengakhiri konflik dengan Iran, yang kini memasuki pekan ketiga.
"Saat ini, kami belum siap menyudahi (konflik), tetapi kami akan segera mengakhirinya dalam waktu dekat," kata Trump kepada para wartawan di Gedung Putih.
Baca Juga : Iran Ajukan Draf Damai ke AS: Tuntut Cabut Blokade Laut dan Sanksi Minyak dalam 30 Hari
Ketika ditanya apakah Gedung Putih memiliki rencana selanjutnya untuk konflik dengan Iran, Trump tidak memberikan penjelasan apa pun, seraya mengulang klaimnya bahwa Iran telah hancur dari segala aspek sejak AS dan Israel memulai serangan besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari.
Baca Juga : Trump Sebut Respons Iran Terhadap Proposal Damai AS Tidak Dapat Diterima
"Iran membutuhkan waktu satu dekade untuk membangun kembali, katanya.
Trump mengatakan kepada para wartawan bahwa jika dia mengerahkan pasukan darat AS ke Iran, dirinya tidak khawatir hal itu akan berubah menjadi Vietnam lainnya bagi AS.
Baca Juga : Rupiah Hari Ini Tertahan di Rp17.321, Pasar Global Waspadai Eskalasi Konflik AS-Iran
Para analis setempat mengatakan jika Washington berencana menguasai Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama Iran, serta menargetkan berbagai fasilitas bawah tanah di Isfahan yang diyakini menyimpan sebagian besar material nuklirnya, operasi darat AS atau Israel kemungkinan akan diperlukan.
Baca Juga : WHO: Seluruh Penumpang Kapal MV Hondius Terdampak Hantavirus sebagai Kontak Berisiko Tinggi
(*/nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
Baca Juga : Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Penumpang AS Bakal Dikarantina di Nebraska
