nusantaraterkini.co, SURABAYA - Seorang ayah berinisial S (35) di Surabaya Barat tega menyetubuhi putri kandungnya sendiri yang masih berusia 7 tahun.
Aksi bejat S dilakukan kepada A saat putri kandungnya itu istirahat sekolah. S menjemput sang putri dan membawanya ke kos-kosan. Di sinilah S melancarkan aksi bejatnya. Tak hanya sekali, S bahkan melakukannya hingga berulang kali.
"Dari pengakuan A, ayahnya itu beberapa kali menjemput ke sekolah saat jam istirahat sekolah. A dibawa ke kos-kosan ayahnya. Nah, disitulah A disetubuhi ayah kandungnya itu," ungkap Mei Rukmana, SH, Ketua Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Karang Taruna Kota Surabaya, dikutip Basra, Selasa (10/12/2024).
Baca Juga : Bejat! Ayah dan Paman Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun: Pelaku Ditangkap Bersama Dua Kerabatnya
Mei melanjutkan, setiap kali usai melakukan aksi bejatnya, S selalu mengancam sang anak agar tak bercerita kepada siapa pun, termasuk ibunya.
Menurut Mei, ibu kandung dan ayah kandung A memang sedang dalam proses perpisahan atau cerai, sehingga mereka tidak serumah lagi.
"Jadi ibu Y dan suaminya memang tinggal terpisah. Sehari-hari A ini tinggal bersama ibunya," imbuhnya.
Baca Juga : Kerusuhan di Papua Pegunungan: Mobil Dibakar, Ayah dan Anak Tewas Terpanggang
Tak tahan sering menjadi pelampiasan hasrat sang ayah, A akhirnya bercerita pada sang ibu tentang apa yang dialaminya. Y lantas bercerita kepada sang ibu atau nenek A tentang perilaku bejat S. Namun bukannya percaya, sang nenek justru memojokkan A dan ibunya.
"Ayahnya A ini dikenal warga sekitar sebagai pribadi yang baik. Jadi mereka tidak percaya dengan cerita A kalau dia diperkosa ayahnya," tukas perempuan berhijab ini.
Mendapat pengaduan terkait nasib A, Mei bersama Zainul Asifin dari Yayasan Star Arutala pun turun tangan. Keduanya mendampingi A untuk mendapatkan keadilan.
"Sekarang S sudah ditahan polisi. Meski demikian dia masih mengelak, tapi hasil visum A jadi bukti kuat kalau dia itu sudah melakukan kekerasan seksual pada A yang merupakan anak kandungnya sendiri," terangnya.
Terkait motif S tega memperkosa putri kandungnya sendiri, Mei menduga jika S sakit hati pada sang istri. Y pernah meninggalkan S untuk bekerja di luar pulau.
"A ini memang dari keluarga kurang mampu, ayahnya kuli bangunan. Makanya sang ibu pernah nekat kerja ke luar pulau," tandas Mei.
(Dra/nusantaraterkini.co).
