Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kasus tragis yang melibatkan mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menabrak 20 siswa sekolah dasar dan seorang guru di SDN Kalibaru I, Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis (11/12/2025) mendapatkan respon dari Komisi IX DPR sebagai mitra kerja.
Anggota Komisi IX DPR Nurhadi menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kendaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menghantam guru dan para siswa di SDN Kalibaru 01, Jakarta Utara.
"Kejadian ini sangat memukul kita semua, terlebih ketika seorang guru mengalami patah kaki dan sejumlah siswa harus mendapatkan perawatan akibat luka-luka yang dialami.," katanya, Jumat (12/12/2025).
"Sekolah seharusnya menjadi ruang paling aman bagi anak-anak kita, dan insiden seperti ini tidak boleh dianggap sebagai kecelakaan biasa," sambung politikus NasDem ini.
Komisi IX DPR memandang, keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik adalah prioritas yang tidak bisa dinegosiasikan. Karena itu, Nurhadi mendesak agar proses hukum dan investigasi dilakukan secara transparan, profesional, dan menyeluruh baik terhadap pengemudi maupun pihak yang bertanggung jawab atas operasional kendaraan MBG.
SOP kendaraan, kualifikasi pengemudi, hingga mekanisme distribusi di lingkungan sekolah harus dievaluasi ketat. Karena Program pemerintah yang tujuannya baik tidak boleh menjalankan operasional yang justru menimbulkan bahaya.
"Kami di Komisi IX akan meminta klarifikasi dari instansi terkait mengenai bagaimana standar keselamatan ini dipenuhi dan apa langkah korektif yang akan dilakukan. Di sisi lain, kami memastikan bahwa seluruh korban mendapatkan penanganan kesehatan yang terbaik dan pendampingan yang layak," tegas anggota BKSAP DPR ini.
Nurhadi berharap insiden kejadian ini menjadi pelajaran penting agar setiap unsur pelaksana program pemerintah lebih berhati-hati dan mengedepankan keselamatan.
Baca Juga : Komisi X Minta Evaluasi Komperehensif soal Mobil MBG Tabrak Siswa SD di Jakut
"Kita semua berkewajiban memastikan bahwa anak-anak kita belajar dalam lingkungan yang aman, terlindungi, dan manusiawi," tandas legislator dapil Jatim VII ini.
Sebelumnya, mobil pengangkut menu MBG nyelonong masuk ke sekolah SDN Kalibaru 01 Pagi, Jakarta Utara (Jakut), dan menabrak belasan siswa serta guru. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB pagi tadi saat para murid tengah berdiri di lapangan.
Sopir mobil telah diamankan dan mengaku salah injak pedal hingga mobil menyelonong masuk dan menabrak murid-murid dan guru yang ada di lokasi. Sebanyak 20 orang terluka akibat kejadian itu, 19 di antaranya masih dirawat di dua rumah sakit berbeda.
(cw1/nusantaraterkini.co)
