Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan, tidak akan ikut campur soal penyusunan kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran akan datang.
Pasalnya, kata Ketua DPP PDIP Said Abdullah, PDIP harus menjaga etika berpolitik.
"Menyusun kabinet pemerintahan kewenangan penuh Prabowo Subianto. Kami tidak boleh cawe-cawe di situ. Bagaimana caranya tidak bolehlah etik harus dibangun oleh kami," tegasnya di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (20/5/2024).
Baca Juga : Kerugian Capai Rp10,2 Miliar, Kasus Dugaan Penipuan di Padangsidimpuan Diadukan ke DPP PDI-P dan DPR RI
Namun demikian, Said memandang, Prabowo tidak perlu menunggu-nunggu PDIP jika memang sudah ingin menyusun kabinetnya. Karena, partainya maupun Prabowo sekalipun tetap saling berkomunikasi dan untuk sikap partai pasti ditangan Ketua Umum PDIP.
"Kalau soal PDIP ditunggu atau tidak ditunggu kan komunikasi tetap berjalan. Tidak mungkinlah republik sebesar ini tidak ada komunikasi antar berbagai pihak. Saya yakin komunikasi sedang berjalan. Hasil akhirnya kan nanti di ibu ketua umum," tandasnya.
Baca Juga : Amien Rais Minta Jangan Ada Lagi Cawe-cawe, Nusron: Urus Saja Partai Ummat
(cw1/nusantaraterkini.co)
