Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Polisi Batasi Kendaraan Menuju Puncak Pada Malam Pergantian Tahun

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi. (Foto: Canva)

Polisi Batasi Kendaraan Menuju Puncak Pada Malam Pergantian Tahun

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Korlantas Polri memberlakukan pembatasan kendaraan menuju jalur puncak, Bogor, Jawa Barat, untuk mengantisipasi kemacetan pada, Minggu (31/12/2023).

Baca Juga : Anggota DPR Abdullah Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Tekankan Posisi di Bawah Presiden

"Pemberlakuan pembatasan kendaraan dari arah Jakarta dan Cianjur pada 31 Desember 2023," kata Kakorlantas Polri yang juga Kepala Operasi Lilin 2023 Irjen Pol Aan Suhanan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/12/2023).

Baca Juga : Prabowo Terima 10 Buku Reformasi Polri: Kompolnas Diperkuat, Kementerian Baru Dibatalkan

Aan juga meninjau langsung kesiapan personel dalam melaksanakan pengamanan dan rencana pelaksanaan rekayasa lalu lintas pada malam pergantian tahun. Dia meninjau kesiapan personel di Pos Terpadu Simpang Gadog, Bogor, Jawa Barat.

"Polri berencana akan memberlakukan rekayasa lalu lintas pada jalur menuju puncak pada perayaan malam tahun baru 2024," terangnya.

Baca Juga : Tak Perlu Perpanjang Lagi, SIM & STNK Bisa Seumur Hidup?

Aan menerangkan pemberlakukan ini dimulai sejak Minggu pukul 18.00 WIB hingga Senin pukul 06.00 WIB. Dia menyebut rekayasa lalu lintas dengan memberlakukan pembatasan kendaraan adalah sebagai upaya Polri memastikan jalur menuju puncak malam tahun baru berjalan aman.

Baca Juga : Libur Nataru, Truk Dilarang Masuk Tol Mulai 21 Desember

"Juga melaksanakan car free night mulai pada 31 Desember 2023 pukul 21.00 WIB hingga 1 Januari 2024 pukul 01.00 WIB," terangnya.

Seperti diketahui, hasil survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi lonjakan pergerakan masyarakat sebesar 43 persen pada libur Natal dan tahun baru (Nataru) jika dibandingkan pada periode 2022.

Baca Juga : Banjir-Longsor Bogor: 1 Orang Hilang Terseret Arus saat Selamatkan Istri

Adapun alasan masyarakat berpergian pada musim Nataru tahun ini yang pertama adalah ke lokasi wisata sebesar 45,29 persen. Alasan kedua dikarenakan memanfaatkan libur untuk pulang kampung sebesar 30,15 persen. Ketiga adalah karena merayakan Nataru di kampung halaman sebesar 18,98 persen.

Baca Juga : Jalur Puncak Bogor Macet Total, Seorang Wisatawan Meninggal

(HAM/nusantaraterkini.co)