Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Polrestabes Medan Tangkap 2 Pelaku Penyerangan Polisi di Jalan Multatuli

Reporter :  Ari
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Marbun saat menyampaikan penangkapan terhadap pelaku pengeroyokan anggota polisi yang terjadi di Jalan Multatuli, Rabu (12/6/2024). (Foto: Ari)

Nusantaraterkini.co MEDAN - Polrestabes Medan menangkap dua orang pelaku penyerangan terhadap oknum polisi di Jalan Multatuli, Kecamatan Medan Maimun.

Adapun dua orang pelaku yang diamankan berinisial DA dan F. Ada tiga orang lainnya termasuk pelaku utama bernama Bobi masih dalam pengejaran. 

"Saat ini kedua pelaku telah ditahan di Mapolsek Medan Kota untuk menjalani pemeriksaan," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy Marbun, di Mapolrestabes Medan, Rabu (12/6/2024). 

Baca Juga : Polisi Tangkap Jukir di Medan yang Main Judi Online Pakai Mesin E-Parking

Ia mengatakan peran pelaku DA dan F turut melakukan penyerangan untuk membantu Bobi. Atas perbuatannya kedua pelaku terancam hukuman di atas lima tahun penjara. 

Disinggung mengenai penyebab disekapnya seorang warga Kalimantan itu, Kapolrestabes menambahkan bahwa yang bersangkutan datang ke Medan disuruh untuk membeli narkoba atau menjadi kurir narkoba. 

"Namun begitu sejauh ini pengakuan tersebut masih dikembangkan," ungkapnya. 

Baca Juga : Mahasiswa Geruduk Lagi Polrestabes Medan, Tagih Janji Kapolrestabes soal Kamtibmas

Peristiwa ini, kata Kapolrestabes bermula ketika Bripda Kelvin bersama rekannya personel Satlantas Polrestabes Medan tengah sarapan pagi di salah satu warung di Jalan Multatuli, Selasa 11 Juni 2024.

"Ketika sarapan datang seorang warga bernama Reza asal Kalimantan meminta pertolongan kepada korban karena disekap sejumlah orang salah satunya bernama Bobi," katanya. 

Mendengar itu, Teddy mengungkapkan Bripka Kelvin langsung mendatangi lokasi mencoba untuk mengamankan Bobi namun terjadi perlawanan dan berujung penyerangan terhadap personel Satlantas Polrestabes Medan tersebut.

"Akibat aksi penyerangan oleh sekelompok orang itu mengakibat anggota kita ini mengalami luka dan lebam pada bagian tubuhnya lalu dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis," tukasnya. 

(cw5/nusantaraterkini.co)