Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Puncak Arus Mudik H-2, Volume Kendaraan Lewat Jalan Tol Diprediksi Naik 167 Persen

Reporter :  Ridho Harahap
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Menjelang puncak arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 H, PT Hutama Marga Waskita merilis prediksi lonjakan volume kendaraan, Selasa (17/3/2026).(foto: ridho harahap/nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.coSIMALUNGUN- Menjelang puncak arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 H, PT Hutama Marga Waskita merilis prediksi lonjakan volume kendaraan yang sangat signifikan di sejumlah ruas jalan tol yang dikelolanya. Hafiz Eko Diantoro, Analyst Humas perusahaan tersebut, Selasa (17/3/2026), mengungkapkan bahwa pada H-2 Lebaran, volume kendaraan diperkirakan melonjak hingga 167% dibandingkan hari normal.

“Kenaikan drastis ini didorong oleh kebijakan libur lebaran yang membuat sebagian besar pemudik memilih untuk berangkat lebih awal. Tujuan mereka jelas: menghindari kemacetan parah yang biasanya terjadi di hari-hari menjelang Hari Raya,” jelas Hafiz.

Baca Juga : DPR Ingatkan Pemerintah Tak Berpuas Diri di Balik Klaim Sukses Mudik 2026

Berdasarkan perhitungan internal, jumlah kendaraan yang akan melintas pada H-2 Lebaran diperkirakan mencapai 25.000 lebih unit. Angka ini jauh melampaui rata-rata harian normal. Sebagai bentuk dukungan nyata bagi para pemudik, PT Hutama Marga Waskita akan memberikan diskon tarif tol sebesar 30% yang berlaku pada periode arus mudik (15 hingga 16 Maret 2026) dan periode arus balik (26 hingga 27 Maret 2026).

Baca Juga : Realisasi Extra Flight di Bandara SMB II Capai 229 Jadwal, Pergerakan Pesawat Naik Signifikan

Untuk mengantisipasi lonjakan lalu lintas tersebut, pihak pengelola telah melakukan persiapan matang sejak jauh-jauh hari. Sebanyak 30 personel tambahan telah direkrut dan disiagakan di berbagai pos serta kantor tol untuk memastikan pelayanan tetap optimal. Selain itu, pemeliharaan infrastruktur juga telah dimulai sejak Februari 2026, mencakup perbaikan permukaan jalan, penyesuaian jalur lalu lintas, serta pemeriksaan dan pembaruan kelengkapan rambu-ramu. Upaya sosialisasi intensif juga terus dilakukan kepada masyarakat sekitar jalur tol, yang hingga saat ini telah menunjukkan hasil positif dengan kondisi tol yang aman dan bebas dari gangguan signifikan.

Dalam langkah strategis tambahan untuk meningkatkan konektivitas bagi para pemudik, ruas Tol SinaksakSimpang Pane akan dioperasikan secara fungsional mulai tanggal 13 hingga 29 Maret 2026, dengan jam operasional setiap hari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Kabar baiknya, penggunaan ruas Tol Simpang Pane selama periode ini tidak akan dipungut biaya sama sekali (gratis). Namun, bagi pengguna jalan yang datang dari arah Medan Raya atau Tebing Tinggi menuju Simpang Pane, akan dikenakan tarif tol normal saat keluar melalui Gerbang Tol Sinaksak.

Baca Juga : Kasus Kompensasi Tol Tanjungmulia-Binjai tak Kunjung Dibayar, Warga Berencana Blokir Jalan

Untuk memastikan kelancaran perjalanan, pihak pengelola telah menyiapkan petugas siaga yang standby di setiap gerbang tol termasuk Gerbang Tol Simpang Pane, serta memasang media informasi berupa spanduk dan Variable Message Signs (VMS) di titik-titik strategis untuk memberikan arahan dan informasi yang jelas kepada para pemudik.

Baca Juga : Trafik Kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera Meningkat pada Libur Hari Buruh

“Kami berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan tol selama masa mudik dan balik Lebaran tahun ini. Setiap langkah yang kami lakukan bertujuan untuk memastikan perjalanan mereka lancar dan menyenangkan,” pungkas Hafiz.

(Rdo/Nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Tol Kutepat Seksi Sinaksak - Simpang Panei Beroperasi Gratis Mulai 1 Mei 2026