Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rupiah Dibuka Melemah di Awal Pekan, Pasar Tunggu Data Ekonomi AS

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dollar AS. (Foto: Antara).

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Nilai tukar rupiah memulai perdagangan awal pekan dengan tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), seiring pelaku pasar bersikap hati-hati menjelang rilis sejumlah indikator ekonomi penting dari Negeri Paman Sam.

Mengacu data Bloomberg pada Senin (15/12/2025) pukul 09.15 WIB di pasar spot, rupiah tercatat melemah 19 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp16.665 per dolar AS. Di saat yang sama, indeks dolar AS justru bergerak terbatas dengan penurunan tipis 0,01 persen ke level 98,38.

Padahal pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (12/12/2025), rupiah sempat menguat 29 poin dan bertengger di level Rp16.647 per dolar AS.

Baca Juga : Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.382 per Dolar AS, Tekanan Global Bikin Pasar Waspada

Sementara itu, pergerakan mata uang kawasan Asia cenderung konsolidatif pada awal sesi perdagangan Asia. Kondisi ini terjadi menjelang publikasi sejumlah data ekonomi krusial Amerika Serikat, termasuk laporan ketenagakerjaan yang akan menjadi perhatian utama pelaku pasar global.

Analis Global Economic & Markets Research Commonwealth Bank of Australia (CBA) menilai, data tersebut akan memberikan gambaran dampak sementara dari penutupan sebagian pemerintahan AS terhadap aktivitas ekonomi domestik.

“Dengan inflasi inti di luar pengaruh tarif masih berada di kisaran awal 2 persen, peluang bagi Federal Reserve untuk kembali memangkas suku bunga mulai Maret 2026 masih terbuka,” tulis tim analis CBA dalam laporan riset mereka.

Baca Juga : Rupiah Hari Ini Berbalik Menguat ke Rp 17.383/USD, BI Genjot Intervensi dan Kendalikan Permintaan Dolar

Berdasarkan data FactSet, pergerakan mata uang global relatif stabil. Nilai tukar USD/JPY tercatat bertahan di kisaran 155,96, sementara dolar AS menguat 0,2 persen terhadap won Korea Selatan ke level 1.476,26. Adapun dolar Australia bergerak stagnan terhadap dolar AS di posisi 0,6647.

(Dra/nusantaraterkini.co)