nusantaraterkini.co, MEDAN – Nilai tukar rupiah bergerak positif pada awal perdagangan Rabu (26/11/2025). Di pasar spot, rupiah dibuka menguat tipis ke posisi Rp16.656 per dolar AS, naik 1 poin atau 0,01 persen dibandingkan penutupan sebelumnya, berdasarkan data Bloomberg.
Mata Uang Asia Kompak Menguat
Sejumlah mata uang utama Asia turut bergerak di zona hijau, mencerminkan sentimen pasar yang membaik.
Baca Juga : Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.382 per Dolar AS, Tekanan Global Bikin Pasar Waspada
Rupee India menguat 0,02%
Peso Filipina naik 0,08%
Won Korea menguat signifikan 7,55%
Baca Juga : Rupiah Hari Ini Berbalik Menguat ke Rp 17.383/USD, BI Genjot Intervensi dan Kendalikan Permintaan Dolar
Dolar Taiwan naik 0,11%
Yen Jepang menguat 0,14%
Kinerja positif berbagai mata uang regional ini turut memberikan sentimen pendukung bagi rupiah.
Baca Juga : Rupiah Hari Ini Tertahan di Rp17.321, Pasar Global Waspadai Eskalasi Konflik AS-Iran
Sentimen The Fed Dorong Peluang Penguatan Rupiah
Analis pasar uang Lukman Leong menilai rupiah berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan segera memangkas suku bunga acuannya menjadi katalis utama.
Sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis semalam, seperti ADP Employment, Producer Price Index (PPI), dan penjualan ritel menunjukkan pelemahan, sehingga meningkatkan peluang pelonggaran kebijakan moneter The Fed.
Baca Juga : Rupiah Hari Ini Tertahan di Rp17.300-an, Lonjakan Harga Minyak Dunia Tekan Pasar Valas
Proyeksi Pergerakan Rupiah: Rp16.600–Rp16.700
Dengan meredanya tekanan dari dolar AS, ruang penguatan rupiah dinilai semakin terbuka.
“Pada hari ini, rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp16.600 – Rp16.700 per dolar AS,” ujar Lukman.
Baca Juga : Rupiah Melemah di Pembukaan, Mata Uang Asia Kompak Bergerak Fluktuatif
(Dra/nusantaraterkini.co)
