Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Jumat (12/12/2025). Rupiah diprediksi berada di kisaran Rp16.670–Rp16.710 per dolar AS seiring meningkatnya ketidakpastian global.
Mengacu pada data Bloomberg, rupiah menutup perdagangan Kamis (11/12/2025) dengan penguatan tipis 0,07% atau 12 poin ke level Rp16.688 per dolar AS. Di saat bersamaan, indeks dolar AS melemah 0,10% ke posisi 98,68. Beberapa mata uang Asia turut mencatatkan penguatan seperti yen Jepang yang naik 0,01%, dolar Singapura 0,13%, peso Filipina 0,40%, dan yuan China 0,12%.
Namun tidak semua mata uang Asia bergerak searah. Dolar Taiwan turun 0,21%, won Korea Selatan melemah 0,20%, dan rupee India tertekan hingga 0,48%.
Baca Juga : Rupiah Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Ditutup Melemah di Kisaran Rp16.800 per Dolar AS
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi kombinasi sentimen global dan domestik. Dari eksternal, Federal Reserve resmi memangkas suku bunga acuan menjadi 3,50%–3,75%, sesuai ekspektasi pasar. Level tersebut merupakan yang terendah dalam tiga tahun terakhir.
Dalam konferensi pers, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa bank sentral membutuhkan waktu untuk menilai dampak tiga kali pemangkasan suku bunga tahun ini terhadap perekonomian AS. Ia menambahkan, data ekonomi yang masuk hingga pertemuan The Fed berikutnya pada Januari 2026 akan menjadi dasar pertimbangan kebijakan selanjutnya.
Dari sisi domestik, sentimen kurang positif datang dari Asian Development Bank (ADB) yang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 dari 5% menjadi 4,9%. Proyeksi 2026 juga diturunkan dari 5,1% menjadi 5%.
Baca Juga : Rupiah Kian Perkasa, Dolar AS Tertekan ke Level Rp16.710
Revisi tersebut disebabkan tingginya tarif impor yang diberlakukan Amerika Serikat, sehingga menimbulkan ketidakpastian perdagangan global yang berpotensi menekan aktivitas ekonomi Indonesia.
(Dra/nusantaraterkini.co)
