Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rupiah Menguat ke Rp16.851 per Dolar AS, Terbantu Penurunan Harga Minyak Dunia

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Seorang karyawan menghitung rupiah yang ditukarkan dengan dolar Amerika Serikat di salah satu money changer. (Foto: istimewa).

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (11/3/2026). Mata uang Garuda tercatat berada di level Rp16.851 per dolar AS atau menguat 12 poin setara 0,07 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia pada awal perdagangan hari ini terlihat bervariasi. Yen Jepang tercatat melemah 0,17 persen, baht Thailand turun 0,13 persen, yuan China terkoreksi tipis 0,01 persen, peso Filipina melemah 0,03 persen, dan won Korea Selatan turun 0,19 persen.

Di sisi lain, dolar Singapura justru menguat 0,06 persen, sementara dolar Hong Kong sedikit melemah 0,01 persen pada pembukaan pasar.

Baca Juga : Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.382 per Dolar AS, Tekanan Global Bikin Pasar Waspada

Sementara itu, sejumlah mata uang utama negara maju bergerak di zona penguatan terhadap dolar AS. Euro Eropa tercatat naik 0,11 persen, poundsterling Inggris menguat 0,18 persen, serta franc Swiss naik 0,08 persen.

Penguatan juga terjadi pada dolar Australia yang naik 0,31 persen dan dolar Kanada yang meningkat 0,10 persen.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah pada pagi ini dipengaruhi oleh penurunan harga minyak dunia yang terjadi pada perdagangan sebelumnya.

Baca Juga : Rupiah Hari Ini Berbalik Menguat ke Rp 17.383/USD, BI Genjot Intervensi dan Kendalikan Permintaan Dolar

Menurutnya, pelemahan harga minyak memberi ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk bergerak menguat meski secara terbatas.

"Rupiah diperkirakan akan bergerak konsolidatif dengan peluang penguatan yang terbatas, didukung oleh penurunan harga minyak yang cukup signifikan. Namun konflik yang masih memanas antara AS–Israel dan Iran berpotensi menjadi tekanan bagi rupiah," ujar Lukman.

Untuk perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp16.800 hingga Rp16.950 per dolar AS.

Baca Juga : Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah Terbatas di Kisaran Rp17.100–Rp17.200, Pasar Masih Wait and See

(Dra/nusantaraterkini.co).