Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rupiah Tertekan, Dolar AS Tembus Rp17.009 di Awal Pekan

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Seorang karyawan menghitung rupiah yang ditukarkan dengan dolar Amerika Serikat di salah satu money changer. (Foto: istimewa).

Nusantaraterkini.co, JAKARTANilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Senin (6/4/2026). Mata uang Garuda bahkan sempat melewati level psikologis Rp17.000 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, dolar AS dibuka menguat sekitar 0,11% ke posisi Rp16.998. Tak lama berselang, tepatnya pada pukul 09.18 WIB, dolar AS melonjak hingga mencapai Rp17.009.

Pelemahan ini terjadi setelah sebelumnya rupiah sempat menunjukkan penguatan. Pada penutupan perdagangan Kamis (2/4/2026), rupiah berada di level Rp17.002 per dolar AS.

Baca Juga : Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.382 per Dolar AS, Tekanan Global Bikin Pasar Waspada

Pergerakan dolar AS sepanjang hari ini diperkirakan berada dalam kisaran Rp16.992 hingga Rp17.003. Tekanan terhadap rupiah juga dipengaruhi oleh penguatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang global.

Tercatat, dolar AS menguat terhadap euro sebesar 0,01% dan naik 0,10% terhadap franc Swiss. Selain itu, dolar AS juga menguat 0,05% terhadap poundsterling Inggris serta naik 0,17% terhadap dolar Australia.

Meski demikian, penguatan dolar AS tidak terjadi secara merata. Mata uang ini justru melemah terhadap yen Jepang sebesar 0,04% dan turun 0,03% terhadap dolar Kanada.

Baca Juga : Rupiah Hari Ini Berbalik Menguat ke Rp 17.383/USD, BI Genjot Intervensi dan Kendalikan Permintaan Dolar

Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar global yang masih fluktuatif, di tengah sentimen ekonomi dan kebijakan moneter yang terus berkembang.

(Dra/nusantaraterkini.co).