Nusantaraterkini.co - Google dilaporkan memecat pegawainya yang memprotes proyek teknologi yang mendukung Israel dalam acara konferensi internasional minggu ini. Saat itu, direktur pelaksana Google tengah berpidato dan disela oleh seorang pegawai dari divisi cloud Google.
Dilansir dari detikcom, dalam CNBC, Minggu (10/3/2024) dikatakan, pegawai tersebut secara terbuka memprotes pidato yang disampaikan oleh pimpinannya di Israel. Dia tegaskan dirinya menolak membangun teknologi untuk genosida.
"Saya menolak membangun teknologi yang mendukung genosida," kata pegawai tersebut dalam protesnya.
Baca Juga : Komdigi Tegur Google, YouTube Dinilai Abaikan Aturan Batas Usia di Bawah 16 Tahun
Kini, nasib Engineer Google Cloud tersebut sudah dipecat. Seorang juru bicara Google menyebut pegawai itu dipecat lantaran telah mengganggu acara resmi yang disponsori oleh perusahaan.
"Perilaku ini tidak baik apapun alasannya. Pegawai itu dipecat karena melanggar kebijakan kami," kata juru bicara Google dalam sebuah keterangan, dikutip dari detikcom.
Hal ini tentu menjadi catatan buruk bagi Google yang tengah terlibat peselisihan politik dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga : Meta dan Google Divonis Bersalah Atas Kasus Kecanduan Anak
Dalam beberapa minggu terakhir, lebih dari 600 karyawan Google telah menandatangani surat yang ditujukan kepada pimpinan mereka dan meminta agar perusahaan membatalkan dukungan sponsor pada konferensi tahunan Mind the Tech yang mempromosikan industri teknologi Israel.
Menjelang KTT Hari Perempuan Internasional di Silicon Valley pada Kamis, papan pesan pegawai Google dikejutkan dengan banyaknya komentar staf tentang kontrak militer perusahaan tersebut dengan Israel.
(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: detikcom
Baca Juga : Hidayat Nur Wahid Kecam Serangan ke Lebanon, Desak PBB Cabut Keanggotaan Israel
