Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Wihadi Wijanto Klaim Program MBG Gerakkan Ekonomi Rakyat dari Desa

Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wihadi Wijanto Disela Kunker ke Pabrik Tahu di Wilayah Bojonegoro (foto:IG @maswihadi)

Nusantaraterkini.coJAKARTA - Kapoksi Fraksi Gerindra Komisi XI DPR Wihadi Wijanto, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti bukan sekadar janji politik, melainkan motor penggerak ekonomi rakyat. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke pabrik tahu di Desa Ledok Kulon, Kabupaten Bojonegoro.

Wihadi secara langsung menyerap aspirasi pelaku UMKM sekaligus meninjau dampak konkret kebijakan pemerintah terhadap sektor usaha kecil. Pemilik pabrik mengungkapkan bahwa usahanya kini tidak hanya memasok pasar Bojonegoro, tetapi juga merambah sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Bahkan, sejak MBG berjalan, kapasitas produksi melonjak hingga 200 persen.

Baca Juga : Repons Pernyataan Jusuf Kalla, Anggota DPR Wihadi: Harga BBM Tidak Naik Menyesuaikan Kondisi Ekomomi

“Kenaikan ini sangat kami rasakan. Produksi bertambah, tenaga kerja juga ikut terserap,” ujar pemilik pabrik, menegaskan efek berantai program tersebut terhadap penciptaan lapangan kerja, Sabtu (28/2/2026).

Baca Juga : Banggar DPR Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Tidak Dipangkas demi Program MBG

Wihadi menilai lonjakan produksi itu menjadi bukti nyata bahwa kebijakan pemerintah berpihak pada rakyat kecil dan mampu menggerakkan ekonomi dari bawah. Ia menegaskan, keberhasilan program seperti MBG harus dijaga dan diperkuat, bukan diperdebatkan tanpa dasar.

“Ini bukti konkret. Program pemerintah berdampak langsung pada UMKM, meningkatkan produksi, memperluas pasar, dan menyerap tenaga kerja. Yang kita butuhkan sekarang adalah penguatan distribusi dan pendampingan agar pelaku usaha lokal semakin tangguh dan berdaya saing,” tegasnya.

Baca Juga : Gerindra Sumut Usung Dua Putra Terbaik Mandailing Tampil di Pilkada Serentak 2024 

Sebagai Kapoksi Fraksi Gerindra di Komisi XI DPR RI, Wihadi juga menekankan pentingnya konsistensi dukungan anggaran dan kebijakan fiskal yang berpihak pada sektor riil. Menurutnya, UMKM harus menjadi prioritas dalam setiap perumusan kebijakan ekonomi nasional. 

Baca Juga : Anis Byarwati: Insentif Lebaran Bukan Fondasi Pertumbuhan, Perlu Perbaikan Struktural

(LS/Nusantaraterkini.co)

Baca Juga : MoU Rp650 Triliun RI–AS Disambut Positif, DPR : Jangan Hanya Pencitraan Diplomasi