nusantaraterkini.co, BINJAI - Kapolres Binjai AKBP Bambang C Utomo mengajak kepada seluruh siswa sekolah komitmen untuk melawan geng motor.
Hal itu dikatakannya saat melakukan kegiatan deklarasi sekolahku aman dan nyaman ''bersama melawan geng motor'' yang dilaksanakan diyayasan perguruan sekolah Gajah Mada, di Jalan Rasbery, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai pada Rabu (13/11/2024) sekira pukul 09.00 wib.
"Para remaja ditingkat pelajar merupakan anak anak generasi penerus bangsa sehingga perlu diberikan pembekalan agar tidak terjerumus dalam hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan dari para pelajar," kata Kapolres didampingi para Kasat dan Kapolsek Binjai Barat.
Baca Juga : Ini Capaian Polres Binjai Selama Tahun 2025, Sat Narkoba Terbaik
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, Drs Edi Mulia Matondang menyampaikan bahwa acara ini terselenggara berkat kolaborasi dengan Polres Binjai.
"Saat ini Kecamatan Binjai Barat yang pertama untuk diadakan di sekolah Gajah Mada dan kedepannya akan ada lagi sebanyak tiga lokasi. Dimana sasarannya adalah sekolah sekolah yang memiliki siswa dengan tingkat penggunaan sepeda motor terbanyak dan berharap keberadaan dari kegiatan ini secara perlahan lahan akan meminimalisir adanya kegiatan geng motor dilingkungan sekolah," terangnya.
Seperti diketahui bahwa banyak dari pelajar yang mencari jati diri dengan membentuk circle atau kelompok yang saat ini sedang viral seperti geng motor.
Baca Juga : Polres Binjai Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
"Tadinya program atau melaksanakan pencegahan larinya kepada penegakan hukum kami dari Polres sudah maksimal melaksanakan penegakan hukum bersama instansi terkait dari rekan TNI dari rekan Pemkot dari Kejaksaan namun memang pada saat kami nanti bertindak kami mengamankan semua setuju untuk memberantas geng motor, tapi tiba masanya, tiba waktunya muncul lah suatu dilema orang tuanya memohon orang tuanya meminta tolong," kata Kapolres.
"Padahal yang bersangkutan disinyalir sudah melakukan berbagai macam aktivitas, salah satunya melukai pengendara kendaraan lain terutamanya roda dua. Kita memulai dari pencegahan kita sampaikan kita deklarasikan berarti sosialisasi ini," tambah Bambang.
Setelah selesai memberikan arahan selanjutnya Kapolres bersama dengan tamu yang hadir memberiakn helm kepada siswa sebagai simbol bahwa para pelajar tidak akan mengikuti kegiatan dari geng motor dan dilanjutkan dengan penanda tanganan deklarasi yang diikuti juga oleh para siswa maupun siswi serta para guru.
(Dra/nusantaraterkini.co)
