Nusantaraterkini.co, TAPTENG - Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution mengancam menarik anggaran pascabencana untuk Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Pasalnya, progres penanganan pascabencana tersebut berjalan lambat.
"Kalau tidak mampu biar saya tarik semua anggaran, Di sini paling lambat kerjanya," tegas Bobby, kepada Camat Tukka, Yan Munzir Hutagalung, saat mengunjungi lokasi bencana di daerah tersebut, Senin (13/4/2026).
Baca Juga : Sebanyak 1.015 Pelari Ikuti Trail of The Kings UTMB, Mengitari Danau Toba
Saat berbicara dengan Camat tersebut, terlihat juga di situ Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dan sejumlah pejabat terkait. Teguran ini menjadi tamparan keras bagi Bupati Tapteng.
Baca Juga : Pemprov Sumut Undi 936 Hadiah Gebyar Pajak Triwulan I 2026
"Pindah kantormu di sini, biar datang rakyatmu menemui terus di sini," tegas Gubsu.
Informasi dihimpun, Kedatangan Gubernur Sumut Bobby Nasution ke Tapteng, menindaklanjuti banyaknya laporan dari masyarakat dan pemberitaan dari beberapa media online yang menyoroti lambannya penanganan bencana. Kunjungan Bobby dan rombongan Sumut Kolaborasi dipusatkan di salah satu lokasi yang parah terdampak bencana, yaitu Kecamatan Tukka yang hingga saat ini belum ada penanganan yang serius.
Baca Juga : Kasum TNI Tinjau Rehabilitasi Pascabencana dan Serahkan Bantuan Air Bersih di Tapanuli
Pantauan di lokasi, perdebatan antara Gubsu dan Camat Tukka di tengah hujan deras yang turun di Kecamatan Tukka membuat Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu yang hadir tidak dapat berkata apa-apa. Ia hanya diam dan mendengar Gubsu membentak bawahannya.
Baca Juga : Tiga Bulan Gaji Tak Dibayar, Mantan Kepling Somasi Camat dan Lurah Di Tapteng
Gubsu mengatakan hingga saat ini, penanganan bencana di Tapteng yang paling lamban, hingga Masinton Pasaribu sebagai Bupati mendapat semprotan kata-kata dari Bobby.
(Jjm/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Gubernur Bobby Nasution Instruksikan Percepatan Pembangunan Tanggul Sungai Badiri di Tapteng
Baca Juga : Terisolir Pascabencana, Warga Sibio-bio Tetap Panggul Hasil Bumi Demi Bertahan Hidup
