Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Prabowo Ungkap Keinginan Untuk Perbaiki Kualitas Hidup Hakim di Indonesia

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Nanda Prayoga
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Capres nomor urut dua Prabowo Subianto dalam pidatonya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (17/1/2024). (Foto: Nanda Prayoga)

Prabowo Ungkap Keinginan Untuk Perbaiki Kualitas Hidup Hakim di Indonesia

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut dua Prabowo Subianto ungkap keinginan Pasangan Calon (Paslon) 02 untuk memperbaiki kualitas hidup para hakim di Indonesia.

Baca Juga : Prabowo Bertemu Jusuf Kalla: Bahas Investasi Rp70 Triliun untuk Swasembada Energi Nasional

“Jadi, menurut pandangan saya, kita harus dengan secara realistis mengatur kualitas hidup semua pengambil-pengambil keputusan yang mengendalikan roda pemerintahan, terutama yang memegang anggaran besar,” kata Prabowo dalam pidatonya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (17/1/2024).

Baca Juga : Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 kepada Dirjen ILO

Kualitas hidup mereka, disebutkannya, harus dijamin dan diperbaiki. Kemudian ia mencontohkan hakim-hakim yang ada di negara maju.

“Contoh, hakim di negara-negara yang maju, apalagi hakim tertinggi, hakim agung, itu dijamin jabatannya seumur hidup. Dia hanya bisa berhenti apabila dia sakit, dia minta berhenti. Itu di Amerika, itu di Inggris,” jelasnya.

Baca Juga : Kritik DPR Dinilai Lemah, Firman Soebagyo: Pengawasan Harus Demi Kepentingan Rakyat

Kemudian ia menjelaskan di negara-negara maju, Ketua Mahkamah Agung adalah pejabat negara yang gajinya paling tinggi. Kediaman resminya lebih besar dari perdana menteri. 

Baca Juga : Pujakesuma Bersatu Komitmen Dukung Program Prabowo-Gibran untuk Rakyat

“Itu di Inggris. Hakim -hakim itu dijamin penghasilannya begitu besar sehingga bisa dikatakan dia tidak ada inisiatif untuk korupsi sama sekali. Ini yang saya anggap pendekatan sistemik dan pendekatan realistis. Pejabat-pejabat yang memegang anggaran besar, kualitas hidup dan penghasilannya harus sesuai,” ungkapnya.

Namun, Prabowo merasa prihatin dengan kondisi gaji para pejabat-pejabat negara, yang bahkan kalah jauh dengan direksi perusahaan swasta bahkan perusahaan BUMN

Baca Juga : Layanan Rehabilitasi Jantung RS Adam Malik: Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Jantung

“Sekarang direksi perusahaan swasta, bahkan perusahaan BUMN, gajinya jauh lebih besar dari Panglima TNI, dari Dirjen-Dirjen, dari Menteri-Menteri yang memegang anggaran negara yang triliunan. Ini saya kira harus kita mendekatinya secara realistis,” jelasnya. 

Prabowo menyebutkan bahwa negara mampu untuk meningkatkan kualitas hidup para pejabat. Ia mengaku sudah menghitung dengan tim pakarnya.

“Indonesia negara kaya, bukan negara miskin. Kita mampu, kita tingkatkan kualitas hidupnya, kita jamin kualitas hidupnya dengan berbagai sistem, dengan demikian kita tegakan semua undang-undang yang perlu ditegakan,” tegasnya.

Diketahui, Prabowo menghadiri acara Paku Integritas yang diselenggarakan oleh KPK didampingi oleh pasangan capres-cawapresnya yakni Gibran Rakabuming.

Selain itu, ia juga didampingi oleh beberapa jajaran Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran seperti Ketua TKN Rosan Roeslani, Wakil Ketua TKN Grace Natalie, Komandan Echo TKN Hinca Panjaitan, Wakil Komandan Echo Habiburokhman, Juru Bicara (Jubir) TKN Puteri Komarudin, dan lain sebagainya.

(mr6/nusantaraterkini.co)