Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kompetisi sepak bola Indonesia resmi menggunakan video assistant referee (VAR).
PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi telah menerapkan teknologi pembantu wasit ini mulai laga babak Championship Series Liga 1 2023-2024.
Empat laga semifinal yang sudah berlangsung di empat stadion berbeda, Bali, Madura, Bandung, dan Balikpapan menggunakan 4 VAR Mobile dan dapat berjalan lancar.
Baca Juga : Adhyaksa FC dan Garudayaksa Resmi Promosi ke Liga 1 Mendampingi PSS Sleman
Tiga laga di antaranya Bali United vs Persib Bandung, Persib Bandung vs Bali United, dan Borneo FC vs Madura United telah melibatkan VAR dalam beberapa momen yang terjadi.
"Pada empat pertandingan dengan implementasi VAR, sudah berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan. Tidak ada kendala serius," kata Manager Media dan Komunikasi PT LIB, Hanif Marjuni, dilansir dari Kompas.com.
Menurut dia, semua persiapan dilakukan dengan pendekatan berbagai pihak, terutama tim broadcast yang menyiapkan kamera dan menyinkronkan dengan kamera VAR. Sejak mulai menerapkan VAR, total ada 11 kamera yang digunakan selama laga berlangsung.
Baca Juga : Kalah Telak 0-3 dari Borneo FC, Semen Padang FC Kian Terbenam di Jurang Degradasi
"Baik pada masa persiapan H-1 sampai dengan match day. Proses persiapan pertandingan seperti kalibrasi, sinkronisasi, dan man power-nya juga lancar," imbuhnya.
Selain itu, lancarnya penggunaan VAR ini juga berkat dari kerjas ama semua pihak untuk menyukseskan penggunaan VAR sebagai langkah menjadi tonggak awal kebangkitan sepak bola Indonesia.
Adanya VAR ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pertandingan dan mengurangi kontroversi terkait keputusan wasit.
Baca Juga : TVRI Didorong Maksimalkan Piala Dunia 2026 untuk Perkuat Bisnis Penyiaran
Untuk itu, Hanif Murjani mengatakan PT LIB optimistis 12 VAR Mobile yang sudah dimiliki saat ini dapat digunakan untuk Liga 1 musim depan.
Baru tiga stadion yang memenuhi syarat untuk ditempatkan fasilitas VAR permanen, yaitu Stadion Manahan (Solo),
Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar). PT LIB tetap akan menggabungkan mekanisme fasilitas VAR permanen dan VAR Mobile untuk pelaksanaannya.
Baca Juga : Resmi! Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija Jakarta, Siap Bawa Perubahan
"Nah nanti sisanya akan menyesuaikan. Dengan 12 mobil yang ada menurut perhitungan kami itu bukan menjadi kendala yang serius untuk persiapannya," ujar pria berkacamata itu. (rsy/nusantaraterkini.co)
