Nusantaraterkini.co, MEDAN – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Kampus Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Jalan Sisingamangaraja, Medan Kota, Kamis (1/9/2025).
Aksi yang dimulai sekitar pukul 11.20 WIB itu ditandai dengan pembentangan spanduk bertuliskan “Negara Gagal Menjamin Kesejahteraan Rakyat” serta pembakaran ban di tengah jalan.
Dalam amatan Nusantaraterkini.co, hingga berita ini dikirim ke redaksi, belum ada pengawasan dari pihak kepolisian.
Aksi mereka juga menarik perhatian warga dan pengguna jalan. Saat ini di lokasi kondisi jalan tampak mulai padat meski arus lalu lintas masih terkendali. Tidak ada macet yang berarti.
Baca Juga : Mahasiswa UISU Gelar Aksi di Jalan Sisingamangaraja, Kritik Negara yang Dinilai Gagal Sejahterakan Rakyat
Dalam orasinya, para mahasiswa menyinggung soal kematian seorang pengemudi ojek online yang tewas saat demonstrasi beberapa waktu lalu.
“Negara tidak mampu menjamin kesejahteraan rakyatnya, terbukti dari tewasnya seorang driver ojek online pada saat demonstrasi,” kata seorang orator.
Selain mengkritik buruknya jaminan kesejahteraan, massa juga menolak narasi provokatif yang belakangan kerap beredar di media sosial pasca-rentetan aksi unjuk rasa di berbagai kota.
Hingga berita ini diturunkan, demonstrasi masih berlangsung dengan orasi dan nyanyian-nyanyian perlawanan.
Baca Juga : Marak Aksi Unjuk Rasa, USU Umumkan Belajar Virtual selama 4 Hari
Massa AKBAR Sumut menyebut membawa tujuh tuntutan yang akan mereka sampaikan kepada pemerintah, yakni:
- Bubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Bubarkan Partai Politik, Bentuk Dewan Rakyat.
- Batalkan semua kenaikan pajak untuk rakyat, alihkan kepada kebutuhan rakyat: Pendidikan dan Kesehatan.
- Lakukan evaluasi dan reformasi menyeluruh Institusi Kepolisian agar menjadi Lembaga yang profesional, akuntabel, demokratsi dan bebas dari penyalahgunaan kekuasaan. Usut tuntas pelindas Affan dan adili seluruh aparat keamanan yang menyebabkan kematian Affan.
- Tolak upah murah buruh dan berikan jaminan kesejahteraan bagi kelas pekerja.
- Hentikan segala bentuk perampasan ruang hidup rakyat.
- Hentikan brutalitas kepolisian dan segera bebaskan seluruh demonstran yang ditahan secara sewenang-wenang yang ditahan di setiap daerah.
- Tolak Multifungsi TNI, Cabut UU TNI Nomor 2 Tahun 2025.
(cw7/nusantaraterkini.co)
