Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Banjir Lumpuhkan Distribusi: Antrian BBM di SPBU Medan Mengular, Walikota Imbau Jangan Panik

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Junaidin Zai
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Antrian panjang warga Medan saat mengisi BBM di SPBU, Sabtu (29/11/2025). (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Antrian panjang kendaraan terlihat mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (29/11/2025), setelah dilanda banjir yang memutus distribusi BBM ke beberapa titik.

Pantauan di SPBU di kawasan Yuki Simpang Raya, Jalan Sisingamangaraja, menunjukkan deretan sepeda motor dan mobil mengular hingga sampai ke bahu jalan.

Sejumlah pengendara mengaku sudah menunggu lebih dari satu jam. Kondisi ini, juga sudah berlangsung sejak banjir melanda Kota Medan, pada Kamis (27/11/2025) kemarin.

Baca Juga : Stok BBM Cukup, tapi SPBU di Medan Ramai Antrean

Suasana di sekitar SPBU terlihat padat dan penuh. Klakson sesekali terdengar ketika pengendara mencoba memperbaiki posisi antrian. Beberapa pengunjung menunggu sambil duduk di trotoar, sementara pedagang minuman keliling memanfaatkan situasi dengan menjajakan barang dagangan.

Ramli, seorang driver ojek online, sudah mengantri lebih dari 20 menit. Posisi antriannya dekat pintu masuk SPBU, katanya, hampir semua SPBU di Kota Medan mengalami kondisi yang sama.

"Yang aku dengar dari teman kalau kondisi ini bakalan terjadi selama dua hari ke depan," katanya saat ditemui Nusantaraterkini.co di lokasi, Sabtu siang.

Dia menduga, jika kapal tanker pengangkut BBM terkendala akibat banjir kemarin. "Yang aku dengar kapal tankernya gak bisa bersandar di pelabuhan Belawan," ucapnya.

Pengendara lainnya, Bias Hia, mengatakan, jika dirinya telah mendatangi sejumlah lokasi SPBU di Medan. Kondisinya sama seperti yang ada di Sisingamangaraja.

Baca Juga : Banjir Lumpuhkan Distribusi BBM, Antrian di SPBU Medan Capai Lebih dari 1 KM

"Ada lima lokasi yang saya datangi, semuanya antri. Kerjaanpun jadi tertunda," katanya.

Sementara itu, Walikota Medan, Rico Waas, mengimbau agar masyarakat Medan tidak panik atas kondisi tersebut. Dia juga mengatakan, untuk sementara agar tak membeli BBM dengan berlebih.

Dia menambahkan, banjir menjadi penyebab distribusi BBM ke titik SPBU terganggu.

"Pertamina komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pertamina akan memperbaiki masalah Penyaluran sehingga warga bisa mendapat pelayanan maksimal," ujarnya.

(Cw7/Nusantaraterkini.co)