Nusantaraterkini.co, MEDAN - Bobby Nasution buka suara merespons wacana-wacana akhir-akhir ini yang menyebutnya gagal sebagai Wali Kota Medan.
"Tahun terakhir saya menjabat, masih banyak pekerjaan yang ada di Kota Medan belum selesai. Bukan terbengkalai, tapi karena pekerjaan yang dilakukan merupakan proyek multiyears yang waktunya belum selesai"
"Insya Allah, jika seluruh pekerjaan selesai, masyarakat Kota Medan akan dapat manfaatnya" demikian narasi yang dituliskan Bobby Nasution pada akun media sosialnya, terpantau Jumat (19/7/2024).
Baca Juga : Gedung UMKM Square USU Belum Kunjung Beroperasi, Aktivitas Pekerja Proyek Tak Terlihat
Pada postingan tersebut, Bobby juga menyertakan sebuah video penegasannya terkait pekerjaan-pekerjaan besar di Kota Medan yang memang diakuinya belum selesai. Namun bukan berarti terbengkalai atau mangkrak.
Penulusuran Nusantaraterkini.co, video tersebut adalah saat Bobby menghadiri kegiatan Bimtek Anggota DPRD Fraksi Partai Golkar se Sumut di Hotel JW Marriot, Senin (15/7/2024) lalu. Sedangkan gambarnya juga disertakan video saat Bobby meninjau pekerjaan sejumlah proyek di Kota Medan.
"Banyak sekali hari ini yang menyampaikan pekerjaan Pemerintah Kota Medan terbengkalai. Di sini saya sampaikan bukan terbengkalai. Bukan membela diri. Tapi memang belum selesai pekerjaannya. Karena memang masa waktu pekerjaannya belum selesai," pungkas Bobby di video tersebut.
Bobby pun mengibaratkan tudingan tersebut dengan masa kuliah seorang mahasiswa yang memang belum waktunya selesai, lantas kemudian ada yang menuding sebagai mahasiswa gagal atau mahasiswa mangkrak.
"Ini sama halnya kalau kita kuliah dikasih waktu 4 tahun, baru berjalan 2,5 tahun atau 3 tahun, kita langsung cap itu mahasiswa-mahasiswa gagal. Mahasiswa mangkrak. Itu nggak adil saya bilang," ucapnya.
"Kalau sekiranya nanti saya turun dari jabatan (habis masa bakti) sebagai Wali Kota Medan dan pekerjaan itu belum selesai, silahkan katakan itu pekerjaan mangkrak," tegasnya menambahkan.
Bobby pun menyebut, pekerjaan dengan menggunakan anggaran multiyears baru kali pertama atau merupakan sejarah yang dilakukan Pemko Medan.
"Ini pertama kali pekerjaan di Kota Medan menggunakan anggaran multiyears. Multiyears yang di Kota Medan akan selesai di akhir tahun 2024. Baik itu Stadion Teladan, Lapangan Merdeka Medan, Islamic Centre, Plaza UMKM, Stadion Kebun Bunga, dan beberapa project lainnya. Ini pertama sekali dalam sejarah Pemerintah Kota Medan, kami melaksanakan lebih dari tiga project multiyears. Dan memang sampai hari ini masa pekerjaannya belum selesai. Jadi kalau dibilang mangkrak. Mohon maaf saya kurang setuju," pungkasnya sembari menambahkan "Kalau dibilang belum selesai saya setuju. Karena memang masa waktu pekerjaannya belum selesai".
Diketahui, akhir-akhir ini banyak wacana-wacana yang menarasikan Bobby Nasution gagal memimpin Kota Medan dengan mengaitkan sejumlah pekerjaan Pemko Medan yang belum tuntas, di antaranya Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan, Islamic Centre, dan lain-lain.
Satu di antara wacana tersebut disuarakan organisasi Cipayung Plus pada aksi Mimbar Rakyat yang digelar pada 18 Juli 2024, kemarin, di Titik Nol Kota Medan, Jalan Balai Kota Medan. (fer/nusantaraterkini.co)
- Bobby Nasution Ungkap Tak Adil Pelabelan Mangkrak Pekerjaan Besar Pemko Medan
- Pekerjaan Pemko Medan Sedang Berjalan
- Proyek Pemko Medan
- Lapangan Merdeka Medan
- Islamic Centre
- Bobby Nasution
- Pemko Medan
- Pekerjaan Mangkrak
- Mahasiswa Mangkrak
- Bobby Buka Suara Tudingan Gagal
- Pemimpin Kota Medan
- Cipayung Plus
