Nusantaraterkini.co, BATUBARA - Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si ingin petani cabai di Lubuk Cuik menjadi OKB (Orang Kaya Baru).
Hal tersebut diungkapnya saat melakukan sosialisasi di Desa Lubuk Cuik, Sabtu (8/3/2025).
Hadir juga Wakil Bupati Batu Bara Bapak Syafrizal, SE, M.AP, Kapolres Batu Bara, Sekda Batu Bara, Asisten 2 Setdakab Batu Bara, Kadis Pertanian, Kadis UMKM, Kadis Kominfo, dan Kacab Bank Sumut.

Bupati Batu Bara Baharuddin mengatakan sosialisasi ini untuk menyatukan visi, satu pikiran demi kesejahteraan para petani cabai.
"Mulai hari ini jangan pesimis, satukan visi, karena saya mau petani cabai jadi OKB (Orang Kaya Baru)," ungkapnya.
Baca Juga : Dua Pekan Ops Zebra Toba 2024, Polda Sumut: Kecelakaan dan Pelanggaran Lalulintas Menurun Signifikan
Menurutnya permasalahan yang terjadi selama ini harus segera diselesaikan.
"Terkait masalah yang selama ini terjadi harus segera diselesaikan. Seperti dugaan adanya permainan harga oleh tengkulak, maka Saya bekerja sama dengan Bapak Kapolres Batu Bara akan menindak secara hukum. Dan kalau perlu ketika musim panen raya, setiap hari Saya berkantor di Lubuk Cuik," ujarnya.
Baharuddin juga mengingatkan untuk meningkatkan hasil maka harus mencoba melakukan peremajaan tanah dan mencoba tanam varietas cabai terbaik sesuai dengan lokasi Lubuk Cuik.
Baca Juga : Ada Tradisi Mangelek Tao Jelang Event Aquabike Jetski World Championship 2023
"Saya akan mendukung sepenuhnya petani dengan membentuk tim khusus yang terdiri dari Poktan, orang yang ahli di bidang pertanian, dinas terkait, Polri dan TNI. Karena hal ini merupakan program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo," lanjutnya.
Sementara itu, Kapolres Batu Bara, AKBP Taufiq Hidayat Thayeb menyampaikan akan segera membentuk tim khusus dari kesatuan Polres Batu Bara untuk memantau dan menindaklanjuti proses hukum oknum yang melanggar hukum karena menyusahkan para petani cabai.
Mewakili Petani, Ketua Poktan Salidi berharap adanya pemugaran bedengan, agar bedengan bisa steril dari penyakit maupun dari bakteri yang bisa merusak tanaman cabai.
Baca Juga : FPMS Minta Aparat Hukum Usut Dugaan Penyerobotan Tanah oleh PTPN 4 Regional I Sei Semayang
"Kami atas nama petani Desa Lubuk Cuik menyampaikan kepada Pemkab Batu Bara agar kiranya ada pembinaan yang lebih lanjut untuk petani yang ada di Desa Lubuk Cuik, baik itu dalam peningkatan tekhnologi maupun pengawalan mengenai harga dari hasil panen kami agar kesejahteraan petani dapat lebih baik," harapnya.
(fer/nusantaraterkini.co)
