Nusantaraterkini.co, MEDAN - Setelah sukses memperkenalkan teknologi BYD DM di Jakarta, BYD Indonesia menghadirkan BYD DM Technology Roadshow di Medan.
Ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperluas pengalaman teknologi elektrifikasi ke berbagai daerah di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak merasakan langsung bagaimana teknologi Dual Mode (DM) bekerja dalam kondisi perjalanan yang beragam, mulai dari area perkotaan, jalur antar kota, hingga kawasan dataran tinggi dengan tanjakan curam dan jalan berliku yang menjadi karakter khas Sumatera Utara.
Baca Juga : BYD Hadir di Medan, Buka Babak Baru Perjalanan Elektrifikasi Sumut
Kali ini, BYD mengajak kawan wartawan untuk melintasi jalur Brastagi, Tanah Karo. Di mana para peserta melakukan perjalanan dimulai dari BYD Arista Cemara, Medan menuju daerah Berastagi - Gundaling Farmstead kemudian lanjut eksplorasi daerah Pancurbatu hingga kembali lagi ke Kota Medan dengan total jarak tempuh sekitar 150 kilometer dan durasi perjalanan sekitar 6 jam.
Rute ini, kata President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao, dipilih secara khusus untuk memberikan pengalaman menyeluruh mengenai bagaimana teknologi BYD DM mampu beradaptasi secara optimal dalam berbagai kondisi perjalanan.
“Melalui rangkaian perjalanan tersebut, peserta dapat merasakan secara langsung bagaimana teknologi BYD DM menjawab berbagai kebutuhan mobilitas modern, mulai dari efisiensi energi untuk penggunaan harian, fleksibilitas untuk perjalanan jarak jauh, hingga memberikan rasa tenang dalam berkendara melalui kombinasi teknologi elektrifikasi dan mesin yang bekerja secara cerdas sesuai kebutuhan perjalanan,” katanya, Rabu (3/6/2026).
Baca Juga : Muscab DPC PKB Karo, Sastroy Bangun Didukung Mayoritas DPAC
Pengalaman ini sekaligus menjadi pembuktian bagaimana teknologi DM dapat menjadi solusi yang relevan untuk mendukung transisi menuju mobilitas yang lebih efisien dan berkelanjutan di Indonesia.
Ternyata, setelah melakukan perjalanan ke Berastagi, Tanah Karo, kawan-kawan wartawan yang menggunakan BYD DM hanya membutuhkan Rp 300 / Km. “Hal itu terbukti bahwa BYD DM merupakan kendaraan yang memberikan nilai ekonomis dan lebih optimal bagi pengguna,” ujarnya.
Di mana dalam perjalanan tersebut, posisi mobil BYD DM diisi dengan minyak Pertamax sampai penuh (Full). Kemudian, setelah melewati semua rute, seluruh peserta yang mengendarai BYD DM dengan jumlah 11 kendaraan melakukan pengisian bahan bakar di SPBU. Hasilnya sangat mengejutkan. BYD DM hanya membutuhkan kurang lebih 1 liter untuk menempuh jarak sejauh 150 Km.
Baca Juga : Polda Sumut Siagakan 11.276 Personel Kawal Arus Balik Lebaran 2026 dan Destinasi Wisata
Hal ini sungguh mengejutkan karena, BYD DM bisa mengonsumsi BBM sebanyak 1 liter untuk menempuh jarak 150 Km.
Padahal, sesuai perhitungan mobil tersebut bisa mengonsumsi bahan bakar hingga 65 Km/liter. Namun, saat pihaknya melakukan test drive untuk wartawan dengan rute ke daerah Brastagi, BYD DM bisa menempuh jarak 150 Km dengan konsumsi BBM cuma 1 liter.
“BYD percaya bahwa teknologi elektrifikasi perlu dibuktikan dalam kondisi penggunaan nyata yang dekat dengan keseharian masyarakat. Melalui BYD DM Technology Roadshow di Medan, BYD ingin menunjukkan bagaimana teknologi DM mampu menghadirkan keseimbangan antara efisiensi elektrifikasi, fleksibilitas perjalanan jarak jauh, dan kenyamanan berkendara dalam satu solusi mobilitas,” pungkasnya.
(Akb/nusantaraterkini.co)
