Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Chat WhatsApp ke Anak SD Berujung Maut, Remaja di Labusel Tewas Ditikam

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi mayat. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, LABUSEL – Seorang remaja bernama Wahyudi Kurniawan (17) di Dusun Kandang Motor, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) tewas ditikam.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB serta melibatkan ayah dan anak, masing-masing berinisial Suprayetno (36) dan Suprastio (18). Keduanya kini telah diamankan di Polsek Torgamba untuk menjalani proses hukum.

Kapolsek Torgamba, Sunipan Gurusinga, mengatakan pembunuhan itu dipicu persoalan pesan WhatsApp yang diduga dikirim korban kepada anak perempuan pelaku yang masih duduk di bangku kelas VI SD.

Baca Juga : Gadis 14 Tahun Hamil dan Gantung Diri di Labusel, Abang Kandung dan Sepupu jadi Tersangka

“Korban diduga mengirim pesan melalui WhatsApp kepada anak perempuan tersangka,” ujar Sunipan, Jumat (15/5/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Suprastio sempat melempar batu ke arah korban saat melintas di depan rumahnya. Setelah itu, ia bersama ayahnya mendatangi korban untuk mempertanyakan isi pesan tersebut.

Namun saat dimintai penjelasan, korban membantah telah mengirim pesan kepada anak perempuan pelaku. Perdebatan pun tak terhindarkan hingga berujung perkelahian antara korban dan Suprastio.

Baca Juga : Guru di Labuhanbatu Diduga Lecehkan 23 Murid Perempuan, Kasus Lama Kembali Terungkap

Dalam perkelahian itu, Suprastio disebut kalah. Melihat anaknya terdesak, Suprayetno kemudian turun tangan sambil membawa senjata tajam.

“Pelaku Suprayetno datang membantu dengan membawa pisau lalu menikam bagian punggung korban hingga korban terjatuh dan meninggal dunia,” jelas Sunipan.

Usai menjalankan aksinya, kedua pelaku melarikan diri. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melapor ke Polsek Torgamba. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memburu kedua pelaku.

Tak lama setelah pengejaran dilakukan, pihak keluarga diminta membantu membujuk pelaku agar menyerahkan diri. Sekitar pukul 18.45 WIB, ayah dan anak tersebut akhirnya mendatangi kantor polisi.

“Kedua pelaku akhirnya menyerahkan diri dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Sunipan.

(Dra/nusantaraterkini.co)