Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Delapan Anggota TPNPB-OPM Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi  

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Delapan anggota TPNPB-OPM Kodap XV/NK secara sukarela kembali ke pangkuan NKRI dalam kegiatan di Lapangan Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Rabu (10/6/2026).(foto: puspen tni)

Nusantaraterkini.coPAPUA-Delapan anggota TPNPB-OPM Kodap XV/NK secara sukarela kembali ke pangkuan NKRI dalam kegiatan di Lapangan Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur TNI, pemerintah distrik, kepala kampung, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta ratusan warga dari 12 kampung di Distrik Kiwirok sebagai bentuk dukungan terhadap perdamaian dan stabilitas wilayah.

 

Wakil Panglima Komando Operasi TNI Habema Brigjen TNI Riyanto SIP MM, menyampaikan rasa syukur atas kondisi Kiwirok yang semakin kondusif serta mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama membangun Papua. 

Baca Juga : Ledakan di Kawasan Bekas Markas TPNPB-OPM di Kampung Toemalo Tewaskan Satu Warga

“Mari kita bergandengan tangan membangun Papua bersama-sama. Kita semua TNI siap mendampingi masyarakat mewujudkan Papua yang damai dan sejahtera,” pesannya, dalam siaran persnya, Sabtu (13/6/2026).

 

Baca Juga : Belum Terima Bantuan Pascabanjir, P Sinaga Warga Tapteng Tetap Kibarkan Merah Putih sebagai Bukti Cinta NKRI

Brigjen TNI Riyanto juga mengajak pihak yang masih berada di hutan untuk kembali kepada keluarga dan masyarakat karena pintu perdamaian selalu terbuka.

Sementara itu, Kepala Distrik Kiwirok, Abdeus Tepmul, mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga keamanan sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan dengan baik dan pembangunan dapat terus dipercepat.

Baca Juga : Momen Mengharukan, Tiga Eks OPM Cium Merah Putih dan Kembali ke NKRI

 

Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan Bendera Bintang Kejora, penandatanganan naskah ikrar, pembacaan pernyataan setia kepada NKRI, penghormatan kepada Sang Merah Putih, serta penyerahan senjata oleh delapan anggota TPNPB-OPM. Prosesi tersebut menjadi simbol tekad meninggalkan konflik dan memilih jalan damai.

 

Baca Juga : Jaga Stabilitas Papua Pegunungan, Elius Pase Ingatkan Hindari Lobi Politik dalam Seleksi Sekda

(Emn/Nusantaraterkini.co)