Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Desak Keamanan Jalan Medan-Berastagi, Massa dari 9 Kabupaten Geruduk Kantor Gubernur

WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Aksi Massa di depan Kantor Gubernur Sumut. (Foto: Elvirida Lady Angel Purba/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), menuntut jaminan keamanan di ruas Jalan Medan-Berastagi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Selain masyarakat umum, puluhan kelompok mahasiswa juga turut serta dalam aksi tersebut. Berdasarkan pantauan Nusantaraterkini.co, massa yang berjumlah ratusan tiba di Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, menggunakan puluhan bus.

Aksi ini dipicu oleh bencana banjir dan longsor yang melanda Jalan Medan-Berastagi pada 27 November 2024 lalu, yang mengakibatkan 30 korban jiwa. Massa mengajukan sejumlah tuntutan, salah satunya percepatan pembangunan bronjong pada tebing-tebing di sepanjang Jalan Medan-Berastagi.

Baca Juga : May Day di Medan Berlangsung Tertib, Buruh Suarakan Penghapusan Outsourcing di Balik Gerbang Kantor Gubernur

“Segera tuntaskan bronjong Medan-Berastagi sebelum 25 Desember 2024,” demikian salah satu bunyi tuntutan warga.

Massa juga mendesak agar jalan layang Medan-Berastagi segera diwujudkan dan meminta jaminan bahwa rute tersebut aman untuk dilintasi.

Hingga saat ini, warga yang berasal dari sembilan kabupaten/kota, termasuk Aceh Tenggara, terus berorasi di lokasi. Mereka menuntut agar Pj Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni, menemui mereka secara langsung.

Baca Juga : Kantor Gubernur dan DPRD Sumut Siaga Jelang Hari Buruh, Penjagaan Diperketat

“Hadir dari sembilan kabupaten/kota, ada dari Aceh Tenggara. Kami satukan tekad agar Bapak Gubernur harus hadir di depan kita. Tidak ada negosiasi melalui perwakilan,” tegas salah satu orator di tengah aksi.

(cw9/nusantaraterkini.co)