Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Diduga Selewengkan Dana BOS, Ratusan Siswa SMK Negeri 3 Sibolga Gelar Aksi Demontrasi

Editor :  hendra
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ratusan siswa SMK Negeri 3 Sibolga gelar aksi bakar ban di Lingkungan sekolah. (Foto: tangkapan layar).

nusantaraterkini.co, TAPTENG - Ratusan siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 (SMKN), Sibolga yang berada di Jalan Prof. Hajairin, Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar aksi demonstrasi dengan membakar ban di lingkungan sekolah, Senin (6/10/2025).

Aksi ini dipicu oleh dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.

Para siswa mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap kondisi fasilitas sekolah yang memprihatinkan. 

Baca Juga : Kurniasih Mufidayati: Pendidikan Bukan Sekadar Sistem, Tapi Investasi Masa Depan Bangsa

Meja, bangku, papan tulis, dan ruang kelas banyak yang rusak dan tidak layak pakai, padahal keluhan mengenai hal ini sudah berulang kali disampaikan kepada pihak sekolah.

"Dana BOS itu untuk kepentingan siswa, bukan untuk kepentingan pribadi," seru seorang siswa dalam video yang viral di media sosial. 

Ungkapan ini mencerminkan kekecewaan para siswa terhadap pengelolaan dana BOS oleh Kepala Sekolah, Syafruddin Siregar yang dinilai tidak transparan dan tidak sesuai dengan peruntukannya.

Baca Juga : Debu Proyek Sekolah Rakyat di Padangsidimpuan Mengkhawatirkan Kesehatan Siswa

Aksi demonstrasi ini semakin memanas dengan membakar ban serta orasi dan spanduk yang menyuarakan tuntutan transparansi dari pihak sekolah.

Para siswa menuntut penjelasan rinci mengenai penggunaan dana BOS dan meminta agar pihak sekolah segera memperbaiki fasilitas yang rusak.

Kondisi ruang kelas yang memprihatinkan menjadi sorotan utama dalam aksi ini. 

Para siswa merasa hak mereka untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak telah diabaikan. 

Mereka berharap agar Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara segera turun tangan melakukan audit terhadap penggunaan dana BOS di SMKN 3 Sibolga.

Dikonfirmasi mengenai aksi siswa tersebut, Kepala Sekolah SMKN 3 Sibolga mengungkapkan adanya miskomunikasi, dan menduga ada pihak luar yang memprovokasi.

"Ada yang mendalangi, sebab bahasanya bukan bahasa siswa," tutupnya.

(jjm/ Nusantaraterkini.co)