Diisukan Bakal Melatih Negara Lain, Erick Thohir dan Shin Tae-yong Berikan Penjelasan
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong menepis isu yang menyebutkan pelatih asal Korea Selatan ini akan segera menukangi timnas dari negara lain.
Baca Juga : Indonesia Naik ke Ranking 118 FIFA, Erick Thohir: Tetap Membumi dan Fokus!
Erick juga mengatakan bahwa kontrak Shin Tae-yong akan diperpanjang hingga 2027 mendatang, dengan syarat timnas dapat dibawa ke babak delapan besar Piala Asia U-23 yang akan dimainkan di Qatar mulai 15 April mendatang.
Baca Juga : Hasil Babak I Semifinal AFF U19: Indonesia vs Australia Sama Kuat 0-0
“Sebelum kontraknya habis, saya sudah memperpanjang sampai bulan Juni. Dengan parameter diperpanjang sampai 2027, bila ada dua keberhasilan yang kita lakukan sama-sama,” kata Erick melansir dari Antara, Minggu (4/2/2024).
“Kemarin alhamdulillah 16 besar (Piala Asia) lolos. Tinggal kita tunggu lagi apakah kita bisa lolos kejuaraan AFC U-23 delapan besarnya. Dan saya pikir Coach Shin Tae-yong profesional,” tambahnya.
Baca Juga : Resmi! Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija Jakarta, Siap Bawa Perubahan
Sementara itu Shin Tae-yong pada Minggu juga telah memberikan pernyataan bahwa dirinya memang sempat ditawari untuk melatih pihak lain, namun ia masih ingin bertahan di Indonesia.
Baca Juga : Respek pada STY dan Kluivert, John Herdman Usung Misi Upgrade Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
“Memang selama saya jabat pelatih timnas Indonesia, sering ada tawaran. Tetapi mungkin seperti sebelumnya kita lihat sampai tahun 2023, maksudnya akhir tahun ya jadi sudah ada kontrak juga. Jadi tidak ada pikiran pergi ke negara lain juga. Dan memang selama turnamen kali ini pun memang ada tawaran, tetapi saya sama sekali tidak ada tertarik,” ujarnya.
“Dan ada juga isu-isu bahwa saya bisa bayar denda kontrak, tapi sama sekali tidak pernah berpikir seperti itu. Dan selama menjabat sebagai pelatih timnas Indonesia akan berusaha semaksimal mungkin, dan saat ini pun sering bertemu dengan Pak Erick untuk diskusi dan membicarakan perkembangan sepak bola Indonesia dan perpanjangan kontrak sampai 2027,” tambahnya.
Baca Juga : Totalitas Suporter Garuda: Gemuruh Dukungan dari Tribun Hingga Menit Akhir
“Saya tidak pernah tertarik satu persen pun untuk menjabat sebagai pelatih kepala negara lain. Jadi semoga tidak ada kesalahpahaman,” tegasnya.
(zie/nusantaraterkini.co)
